Ringan dan Lincah, Ini Kelebihan Pesawat R80 Rancangan Habibie

DESAIN pesawat R80 rancangan Presiden Ketiga RI BJ Habibie mengunakan baling-baling sebagai mesin pendorong. Padahal, sekarang hampir semua pesawat sudah menggunakan mesin jet sebagai pendorong.

Mengenai hal tersebut, Komisioner PT Regio Aviasi Industri (RAI) Ilham Habibie mengatakan, baling-baling sangat cocok untuk tipikal penerbangan jarak pendek dan antarpulau seperti di Indonesia.

“Baling-baling memang tidak bisa secepat jet. Tapi daerah Indonesia ini, pesawat terbang jarak pendek. Jadi kekurangan dari segi kecepatan tidak memengaruhi, paling (selisihnya) sepuluh sampai 20 menit,” kata Ilham di kediaman BJ Habibie.

Pantau Kesehatan BJ Habibie, Dokter Kepresidenan Dikirim ke Jerman 

Selain itu, kata putra Presiden Ketiga RI BJ ini, mesin baling-baling R80 lebih irit memakan avtur dibandingkan jet. Ilham memprediksi, baling-baling R80 lebih hemat setidaknya 20 persen.

“Baling-baling juga bisa terbang dan tinggal landas di landasan yang lebih pendek,” jelas Ilham.

Beri fasilitas Khusus, Pemerintah Jerman Jamin Pengobatan BJ Habibie

Mengenai pasar pesawat R80 ini, kata Ilham, sangat cocok untuk daerah kepulauan, negara kecil dan negara dengan infrastruktur bandara yang belum memadai. Pasarnya adalah negara ASEAN, seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam. (*)

BERITA REKOMENDASI