Sambut Sumpah Pemuda, Startup Weekend Indonesia Diadakan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, BCA mendukung adanya penyelenggaraan Startup Weekend Indonesia, suatu program yang memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengadaptasi teknologi, inovasi, dan mengatasi tantangan global.

Kendati dalam kondisi pandemi COVID-19, rangkaian acara pertama The NextGen Orientation Day Startup Weekend Indonesia dilaksanakan secara virtual di Jakarta pada hari Kamis (01/10). Acara ini menghadirkan Direktur BCA Hendra Lembong sebagai panelis bersama dengan Lalitha Wemel, Regional Director APAC, Community at Techstars.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa kini pertumbuhan startup di Indonesia semakin berkembang pesat. Anak-anak muda jaman now pun sudah semakin banyak yang mempunyai capability dalam menginisiasi startup yang akan dijalankan, bahkan sekarang sudah sampai skala nasional. Program ini tidak hanya membantu anak-anak muda dalam mengasah soft skill dan hard skill-nya, namun juga sekaligus memberi harapan untuk mereka dalam mewujudkan startup impiannya,” ujar Hendra.

Dalam sesinya, Hendra pun menambahkan bahwa kunci sukses sebuah startup dimulai dari hal kecil, yaitu berupa keingintahuan akan permasalahan yang ada di sekitar. Dalam mengadaptasi teknologi yang ada sekarang, generasi penerus harus aware terhadap berbagai issue serta kebutuhan lingkungan sekitar, sehingga bisnis berbasis teknologi tersebut tidak akan hanya melahirkan keuntungan semata, tetapi juga membawa manfaat bagi orang banyak.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 1.000 mahasiswa di 10 kota di Indonesia, mencakup Jakarta, Bandung, Semarang, Malang, Yogyakarta, Banjarmasin, Manado, Pekanbaru, Batam, dan Bali dengan merangkul lebih dari 20 universitas. Melalui program yang ada, selain menciptakan masa depan yang lebih baik, tentu diharapkan juga bagi anak muda akan terciptanya kreativitas, ketangkasan, ketahanan, dan rasa empati yang tinggi.

“Saya berharap, melalui program Startup Weekend Indonesia ini, startup-startup yang tengah diinisiasi oleh anak-anak muda ini kedepannya mampu bersaing secara global dan memberikan nilai tambah di tengah tumbuhnya digitalisasi Indonesia, sesuai dengan semangat sumpah pemuda,” tutup Hendra. (*)

BERITA REKOMENDASI