Setelah TikTok, Trump Resmi Larang WeChat

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – China menuduh Amerika Serikat melakukan penindasan setelah Presiden Donald Trump resmi melarang penggunaan aplikasi media sosial TikTok dan WeChat di Negeri Paman Sam.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, mengatakan langkah AS tersebut dilakukan dengan mengorbankan para warga dan perusahaan Negeri Paman Sam yang menggunakan kedua aplikasi populer tersebut.

“AS kerap menyalahgunakan kekuatan nasionalnya dan secara tidak adil menekan perusahaan non-AS,” kata Wang.

Wang mengatakan dengan mengorbankan hak dan kepentingan para pengguna dan perusahaan AS, pemerintahan Trump kerap melakukan manipulasi “dan penindasan politik yang sewenang-wenang.

Trump resmi meneken perintah eksekutif berisikan larangan aplikasi TikTok dan pesan instan WeChat beroperasi di AS. Aturan tersebut akan resmi berlaku dalam 45 hari ke depan.

Larangan itu dikeluarkan Trump setelah pemerintahannya menganggap TikTok berpotensi menjadi alat intelijen China yang memata-matai AS. (*)

BERITA REKOMENDASI