Sinar Gadget Bisa Rusak Kulit ?

KEBIASAAN melakukan segala sesuatunya secara online nampak semakin terbentuk semenjak adanya Pandemi Covid-19. Pasalnya, masyarakat sempat dilarang untuk beraktivitas secara maksimal di luar rumah.

Tak ayal, teknologi digital pun menjadi salah satu andalan melakukan kegiatan di masa pandemi. Baik belanja, rapat bahkan sekolah akhirnya dilakukan secara virtual.

Ini membuat sebagian orang senang. Tapi, jika Anda berpikir karantina akan memberi waktu istirahat dari terik matahari dan sinar UV yang mengancam, Anda salah.

Waktu Anda berinvestasi dengan teman digital Anda, tanpa disadari, hal itu bisa merusak kulit. Seperti dilansir SINDOnews dari Times of India, Dr. BL Jangid, Dokter Kulit & Ahli Bedah Transplantasi Rambut mengatakan sinar matahari dan gadget elektronik memancarkan cahaya biru yang terbukti sangat berbahaya.

Terlalu banyak terpapar cahaya biru menyebabkan stres pada kulit, membuat tanda-tanda penuaan meningkat. Hal itu juga menyebabkan pigmentasi dan jerawat. Tak hanya itu, masalah lainnya pada kesehatan mental Anda dan insomnia menempati urutan teratas.

Cahaya biru yang keluar dari matahari atau ketika Anda memanjakan diri dengan gadget elektronik dapat memengaruhi kulit wajah Anda.

Sudah diketahui fakta bahwa kulit wajah adalah yang paling sensitif. Dari mempercepat pigmentasi hingga membuat wajah Anda kehilangan kilau, cahaya biru dapat melakukan semuanya.

Nah, untuk melindungi diri, Dr Jangid menekankan untuk menggunakan tabir surya, bahkan saat di rumah, Anda harus menerapkannya kembali setiap tiga jam. Gunakan lip balm dengan SPF untuk menjaga bibir Anda terlindungi dan lembap.

Kenakan kacamata hitam serapan UV 99% -100% setiap kali Anda melangkah keluar. Tak perlu dikatakan bahwa ada kebutuhan mengerikan untuk mengurangi peccadillo favorit dan menghabiskan waktu offline.

Selain itu, pastikan bahwa Anda selalu menyimpan ponsel dalam mode malam hari karena mengubah cahaya biru menjadi cahaya kuning. Ini menenangkan mata dan jauh lebih baik untuk kulit Anda. Konsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin C karena membantu melawan pigmentasi.

BERITA REKOMENDASI