Spyware Pegasus Tak Infeksi Indonesia

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pede (percaya diri) sampai hari ini spyware Pegasus belum berdampak kepada para pengguna gawai di Indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate

"Sejauh ini hasil dari monitoring kita, belum terlihat dampak spyware Pegasus. Hari ini saya juga ada pertemuan dengan BSSN untuk berbicara soal hal itu bersama," tutur Johnny.

Namun, perwakilan WhatsApp Asia-Pasifik Clair Deevy tak mau berkomentar mengenai hal ini ketika soal infeksi spyware Pegasus di Indonesia. Deevy tidak menjawab ketika ditanya berapa pengguna WhatsApp di Indonesia yang terkena spyware itu.

"Yang bisa sampaikan hari ini adalah kami sudah melayangkan gugatan soal spyware Pegasus ke pengadilan dan spyware ini pertama kali ditemukan awal tahun 2019," kata Deevy.

Meski demikian, Kemenkominfo akan terus berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait produk spyware buatan NSO Grup asal Israel itu. (*)

BERITA REKOMENDASI