Tahun Depan, Mobil Listrik Nasional Ditargetkan Mulai Produksi Massal

PEMERINTAH telah menyusun rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle atau BEV) untuk Transportasi Jalan. Regulasi ini, diharapkan bisa disahkan dan mulai dijalankan bulan depan.

Dalam perpres tersebut, bakal diatur mobil berbasis baterai atau mobil listrik, mulai dari percepatan penyediaan infrastruktur pengisian listrik (instalasi catu daya listrik, fasilitas penukaran baterai), insentif fiskal dan non-fiskal, dan industri Kendaraan Bermotor Listrik Bermerek Nasional.

Dijelaskan Satriyo S Brodjonegoro, Penasihat Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim), persiapan untuk menuju industri mobil listrik nasional ini, sudah ada lima kampus yang tugasnya mengembangkan mobil listrik. Namun, untuk masuk industri, dibutuhkan perusahaan yang memang siap untuk melakukan produksi massal.

"Mahasiswa bukan pebisnis, jadi tugas selanjutnya industri (produksi). Ditargetkan produksi massal 2020, mudah-mudahan," jelas Satriyo, dalam seminar Masyarakat Konservasi & Efisiensi Energi Indonesia, di The Breeze, BSD, Tangerang Selatan, Rabu (30/1/2019).

Sementara itu, dalam pemaparan yang dilakukan Satriyo, sejak 2012, sudah lima perguruan tinggi melakukan penelitian kendaraan listrik ( UI, ITB, UGM, UNS, dan ITS). Selain itu, BPPT dan LIPI juga melakukan penelitian.(*)

BERITA REKOMENDASI