Teknologi Big Data Wujudkan Smart City dan Dukung Transformasi Digital

YOGYA, KRJOGJA.com – Secara harfiah smart city diterjemahkan sebagai kota cerdas, diharapkan memberi kemudahan warga yang tinggal. Ada banyak faktor untuk mewujudkan smart city salah satunya yaitu Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

Rencananya, SPBE dapat terselenggara secara masif di Indonesia pada tahun 2023. Untuk mencapai rencana tersebut diperlukan keterlibatan dan kesadaran komponen pemerintahan. Misalnya keikutsertaan beberapa Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik dalam webinar Big Data Analysis & Implementasi SPBE. Karena itu, diadakan webinar Online yang diselenggarakan oleh Widya Analytic, startup yang berlokasi di Yogyakarta dan diikuti Diskominfo Gresik, Kebumen, Wonosobo, Temanggung, Klaten, Manado, Sumatera Barat. Webinar diisi oleh Dr. Mardhani Riasetiawan selaku Co-Founder Widya Analytic.

Dr. Mardhani menceritakan tentang Smart City, mulai dari faktor-faktor pendukungnya, visi dan misi Smart City, faktor yang mempengaruhi, literatur, permasalahan, sampai implementasinya.Menurutnya ada banyak faktor penting dalam SPBE seperti Sistem informasi Manajemen dan aplikasi yang menjadi inisiatif dari Organisasi Pemerintah Daerah diperlukan untuk menangani kebutuhan proses bisnis yang berkembang, lalu platform IoT, surveillance dan sensor. Hal ini merupakan peralatan informasi dan data situasional di dalam kota dan masyarakat secara real time.

“Faktor lain adalah aplikasi eksternal dari pihak ketiga seperti korporasi,startup, organisasi yang mendukung layanan smart city. Lalu,
Open data dan Analytic Center berupa
sarana penyajian data yang terbuka dengan menyajikan data yang terkumpul dalam bentuk laporan dan informasi yang mudah dimengerti. Selanjutnya data warehouse atau sarana penyimpanan data besar sebagai investasi masa depan pembangunan kota berbasis data dan informasi,” paparnya.

Dr. Mardhani Riasetiawan menjelaskan
Widya Analytic mendukung penuh transformasi digital di Indonesia khususnya SPBE. Bila SPBE dapat terlaksana dengan masif, masyarakat Indonesia dapat merasakan kemudahan-kemudahan dalam bermasyarakat dan diharapkan untuk dapat meningkatkan produktivitas.

Sebagai informasi pada tahun 2021 salah satu startup dari Yogyakarta, Widya Analytic dengan produknya Toba Labs telah melaksanakan beberapa konsultasi teknologi dan juga pelatihan-pelatihan seputar teknologi dan Big Data.

Big Data  memang sangat penting untuk sebuah perusahaan maupun institusi karena kalau bisa mengolah data-data yang dimilikinya, tentunya dapat dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis. Tidak hanya institusi pemerintah, namun isntitusi  pendidikan dan perusahaan swasta pun merasa big data ini sangat penting.

Seperti halnya yang dilakukan PT Bank Pembangunan Daerah Papua , PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel), Bareskrim Polri, serta Universitas Tidar Magelang. Menggandeng Widya Analytic untuk memperdalam pengetahuan tentang Big data.
Salah satu peserta dari diskusi dan konsultasi teknologi PT Bank Pembangunan Papua, Daud (Kepala Departemen Bisnis Cabang) mengaku terbantu dengan adanya konsultasi ini. Ia merasa pelatihan ini dapat membangun karakternya dan rekan-rekan sehingga dapat melakukan pengelolaan data analitik untuk penyusunan bisnis kedepannya.

Perusahaan maupun institusi memang harus mulai memahami dan mengerti tentang Big Data. Sehingga dapat diimplementasikan di ranah bisnis dan meningkatkan produktivitas. (*)

 

BERITA REKOMENDASI