Terios 7 Wonders Jejajahi Wisata Air di Kolaka

KOLAKA.KRJOGJA.com–Kabupaten Kolaka memiliki potensi pariwisata yang bisa dikembangkan menjadi destinasi unggulan. Jika ditangani serius, destinasi wisata ini bisa ikut berkontribusi dalam menarik minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia.

Indahnya potensi pariwisata Kolaka tersebut, terungkap saat tim ekspedisi Terios 7 Wonders mengeksplor kabupaten penghasil nikel ini. Mengambil tema Magical Kolaka Adventure, 9 unit Daihatsu Terios digunakan 18 jurnalis Sahabat Daihatsu menjelajah keindahan alam dan wisata air Kolaka mulai 13 – 16 November 2019.

"Penjelajahan Terios 7 Wonders kali ini mengantar para petualang menjelajahi keindahan alam nan magis, sekaligus merasakan performa dan ketangguhan All New Terios untuk dibawa berpetualang ke destinasi mana saja," Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra, Jumat (15/11/2019).

Memasuki hari kedua ekspedisi, rombongan diajak mampir ke Wonders ke-3 yaitu Pemandian Kea Kea, di Kecamatan Latambaga. Lokasi ini merupakan pemandian air panas yang menyatu dengan aliran sungai, sehingga memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar dan para wisatawan.

Lokasi wisata air yang dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) setempat itu cukup ramai dikunjungi wisatawan karena harga tiket masuknya sangat terjangkau. Serunya, lokasi pemandian ini bisa dinikmati seluruh anggota keluarga karena Dinas Pariwisata Kolaka telah menyiapkan beberapa spot istirahat berupa gazebo, lokasi swafoto, permainan flying fox, serta beberapa rumah penginapan dan gedung pertemuan di dalam lokasi wisata.

Destinasi seru selanjutnya adalah Pantai Malaha (Wonders ke-4). Para jurnalis harus menumpang perahu warga untuk menjangkau bibir pantai dengan jarak tempuh 10 sampai 15 menit. Sesampainya di lokasi, panorama alam nan memukau tersaji berupa hamparan laut biru yang berbatasan langsung dengan teluk Bone.

Selain menikmati keindahan pantainya, Sahabat petualang juga ikut berpartisipasi dalam aktifitas CSR di lokasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan. Melalui kegiatan pembagian tempat sampah, Sahabat ikut menjaga kebersihan dan kelestarian pantai sekaligus mengurangi sampah plastik.

Selanjutnya rombongan bertolak ke destinasi Wonders ke-5, yakni Danau Biru.
Tempat ini diberi nama Danau Biru karena warna biru cerah airnya yang dikelilingi karang tinggi menjulang.

Danau biru berdiameter kurang lebih 164 meter dan berkedalaman 7 hingga 10 meter, dengan suhu air payaunya yang lumayan dingin. Di sini, pengunjung dapat menikmati aktifitas snorkeling sambil mengamati spesies ikan dan mengamati dasar danau yang terlihat jelas karena airnya sebening kaca.

Usai menikmati eksotisme alam Danau Biru, para rombongan Terios Wonders 7 menuju ke Pantai Tamborasi, yang juga terdapat lokasi sungai terpendek di dunia. Pantai Tamborasi ini berada di Desa Tamboraso, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka Utara.

Tiba di pintu Tamborasi Beach, rombongam Petualang berjalan kaki sejauh 300 meteri menuju sungai terpendek di dunia. Dan benar saja, sungai itu, hanya berukurang panjang sekitar 20 meter dan lebar sekita 10 meter.

"Kenapa sungai terpendek di dunia, panjang hanya sekitar 20 meter, setelahya ada muara yang langsung menghubungkan ke ara laut," kata pemerhati pariwisata yang juga Kepala BNPB Kolaka, Ir. Dwidharma.

Sungai itu, terhubung langsung dengan hamparan pantai Tamborasi. Air di sungai tersebut didominasi air tawar meski terhubung langsung dengan air laut. (Imd)

BERITA REKOMENDASI