Ada Wabah Virus Korona, Produksi Ponsel 5G Jalan Terus

BEIJING, KRJOGJA.com – Strategy Analytics, perusahaan riset pasar memprediksi pengiriman ponsel dengan konektivitas 5G secara global mencapai 199 juta pada akhir tahun ini, dikutip Sindonews.

Kenaikan angka yang cukup besar mengingat pada tahun lalu, ponsel 5G mencapai pengapalan 19 juta unit. Pada akhir tahun ini Strategy Analytics memperkirakan 15% dari semua smartphone yang dikirim secara global menjadi ponsel 5G.

Pasar terbesar untuk ponsel ini diperkirakan adalah Amerika Serikat (AS), China, Korea Selatan, Jerman, dan Jepang.

“Ketakutan corona virus yang sedang berlangsung dan perlambatan ekonomi selanjutnya akan membatasi permintaan 5G secara keseluruhan tahun ini,” kata Neil Mawston, direktur eksekutif di Strategy Analytics dikutip dari CNET.

“Wabah COVID-19 saat ini membatasi produksi smartphone di Asia, mengganggu rantai pasokan dan menghalangi konsumen mengunjungi toko ritel untuk membeli perangkat 5G baru di beberapa bagian China,” imbuhnya.

Lembaga tersebut memperkirakan akan ada permintaan yang sangat tinggi pada paruh kedua 2020 jika wabah virus korona berkurang.

5G

BERITA REKOMENDASI