Yogya Diminta Jadi Silicon Valley Asia Tenggara

SLEMAN, KRJOGJA.com – Gama Multi Group bersama Finix76 menjadi tuan rumah bisnis working dengan perusahaan bidang data EightWire dan KILSA, Rabu (18/12/2019). Kegiatan tersebut dibuat untuk mendukung terciptanya ekosistem startup teknologi “Silicon Valley” Asia Tenggara. 

Ibnu Gunawan, President Director Gama Multi Media mengungkap kerjasama tersebut cukup strategis untuk memulai kolaborasi mewujudkan ekosistem digital startup di kawasan Yogyakarta. UGM menurut dia siap dengan produk startup di bidang education technology, blockchain, cybersecurity dan industri 4.0. 

“Kerjasama dan MoU ini bertujuan membangun jaringan bisnis khususnya di bidang teknologi digital yang kuat di tingkat regional Asia Pasific dan Global. Kita harus siap, menghadapi perkembangan teknologi,” ungkapnya. 

Sementara Ardhyahadi, Former Deputy Governor of Bank Indonesia turut mengharapkan agar kerjasama dengan dua startup internasional bisa membawa dampak positif bagi Yogyakarta dan Indonesia. “Saya berharap Yogya bisa dikenal sebagai silicon valleynya Asia Tenggara. Teknologi memberi kemudahan kegiatan apapun dan harapannya dari UC ini tercipta ekosistem yang bagus untuk berbagai hal berbau digital,” ungkapnya. 

Ardhyahadi juga menyebut paling tidak ada 130 juta pekerjaan baru yang akan mewarnai era digital saat ini dan mendatang. Kolaborasi yang dibangun saat ini menurut dia bisa saling memberi dampah baik bagi ekosistem startup digital. 

“Semangat gotong royong ini semoga bisa maksimal dan dari Yogyakarta bisa mendorong percepatan dan perluasan digital ini. Saya sangat senang, UGM yang memulai ini semuanya,” ungkapnya lagi. 

Jonathan Cheung, Managing Director Eightwire  Asia turut menjelaskan bisnis dan teknologi big data integrasi. Ia pun begitu antusias menyambut kerjasama dengan startup di Indonesia khususnya membantu mewujudkan ekosistem baik dalam dunia digital saat ini. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI