Strategi Promosi Museum Harus Sesuai dengan Target Pengunjung

YOGYA (KRjogja.com) – Salah satu cara yang dilakukan pecinta museum di Yogyakarta untuk mempromosikan museum-museum adalah mengadakan berbagai acara di museum. Namun ternyata hal tersebut belum cukup untuk membuat pengunjung datang secara terus menerus ke museum.

Menurut pengamatan RM Donny Surya Megananda, pengelola Museum Wayang Kekayon, banyak museum milik swasta yang tidak bertahan lama karena sepi pengunjung. "Apalagi museum selalu dipandang sebagai hal yang tidak menarik," sambungnya dalam Dialog Budaya Membangun Generasi Pecinta Museum, Rabu (14/06/2017). Acara tersebut diselenggarakan Kementeri Informasi, Museum Pers serta Jogja Museum Society.

Menjawab tantangan tersebut, Hanintianto Judo selaku penggagas Jogja Museum Society mengatakan bahwa pihak museum harus menyesuaikan strategi promosi dengan keinginan target pengunjung. Dalam kasus ini, para pecinta museum yang berkumpul dalam komunitas pecinta museum menargetkan generasi muda sebagai pengunjung museum.

"Untuk menarik minat pengunjung usia muda, maka pengelola museum harus menyesuaikan sistem pengelolaannya sesuai dengan karakter mereka," jelas Judo. Dirinya kemudian memberi contoh kepada peserta tentang pengelolaan Museum Pers Nasional di Surakarta.

Setiap harinya, Museum tersebut dikunjungi oleh sekitar 200 orang. Setelah ditelusuri lagi, ternyata pihak pengelola menyediakan wifi di area museum dan memudahkan akses pengunjung membaca koran terbitan lama yaitu melalui komputer. Selain itu, Judo juga berpendapat bahwa penting bagi museum di Yogyakarta untuk menciptakan pengalaman bagi para pengunjung.

"Contohnya seperti museum Sandi, pengelola memberi kesempatan pada pengunjung untuk mencoba davinchi code. Ada lagi museum dirgantara yang pesawatnya bisa dinaiki oleh pengunjung, lengkap dengan audio di kabin pesawatnya," jelas Judo. Menurutnya hal-hal tersebut dapat menaikkan nilai jual museum kepada para pelanggan muda. Sehingga nantinya tercipta pengunjung yang datang secara terus-menerus.

Harapannya di waktu yang akan datang, para pecinta museum dengan pihak pengelola museum dapat berkolaborasi menciptakan gagasan-gagasan baru untuk diterapkan sebagai strategi promosi museum. (MG-07)

BERITA REKOMENDASI