Alumni SME Bantul 86 Kenang Perjuangan Diponegoro

SEJAK berlaku adaptasi kebiasaan baru, tak sedikit objek wisata dibuka untuk masyarakat umum. Pengunjungnya pun rutin datang, bahkan ada yang rombongan dengan naik sepeda onthel alias gowes. Seperti halnya rombongan Paguyuban Alumni SMEA Bantul ’86, Minggu (13/9/2020) berkunjung ke kawasan Goa Selarong Pajangan Bantul.

Menurut Ketua Paguyuban Alumni SMEA Bantul ’86, Lanjar Diyono, kegiatan seperti ini antara lain punya manfaat lebih mempererat silaturahmi, apalagi ada banyak hikmah dan keuntungan dengan kegiatan silaturahmi. Lalu memilih kawasan Goa Selarong, selain suasananya nyaman juga dapat mengenang sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro dalam melawan penjajah Belanda serta pernah menjadikan Goa Selarong sebagai markas utama.

“Kami bersepeda menuju kawasan sini juga bagian dari menjaga dan meningkatkan imunitas dengan berolahraga. Karena, pandemi virus corona belum berakhir, banyak berusaha juga menerapkan protokol kesehatan,” paparnya di sela-sela acara.

Mantan Ketua Paguyuban Alumni SMEA Bantul ’86, Siti Fatimah yang saat ini menjadi Lurah Sabdodadi Bantul pun berharap, pandemi Covid-19 segera bisa berakhir dan keadaan benar-benar kembali aman dari Corona. Dengan demikian pengurus paguyuban juga bisa lebih leluasa dalam menggelar aneka kegiatan, misalnya reuni. Suatu hal layak disyukuri juga kepengurusan paguyuban bisa solid, tak jarang juga sebagian suami/istri ikut berpartisipasi mendukung kemajuan paguyuban.

BERITA REKOMENDASI