Pameran Keris Pamor Wengkon, Dari Era Majapahit Hingga Era Terkini

“Dhapur keris meliputi jalak, brojol, kebo lajer, tilam upih, bethok, kidang mas, naga siluman, dll. Variasi pamor wengkon meliputi tejo kinurung, tambal wengkon, wengkon isen, pancuran mas wengkon, lintang kemukus wengkon, ron genduru wengkon, dan lain-lain,” lanjutnya.

Koleksi keris berasal dari Komunitas Keris Lar Gangsir dan juga komunitas-komunitas keris lainnya yang ada di Yogyakarta yang meliputi Pametriwiji, Mertikarta, Lingkar Kajian Keris, Komunitas Dokter Pencinta Budaya Keris (Kodokbaris), Wilah Mataram, Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI), dan Senapati Nusantara. Selain itu juga dari individu-individu para pemerhati keris dari Surakarta, Semarang, dan Jakarta. “Selain pameran juga diadakan bursa dan lelang keris dan tosan aji lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Keris Lar Gangsir, Nilo Suseno mengatakan pameran bertema Gatra Winengku Tresna. Pamor wengkon merupakan salah satu pamor yang populer dalam tosan aji.

BERITA REKOMENDASI