Hii..Ada Suara Cekikikan dari Kamar Mandi, Siapa Dia?

Editor: KRjogja/Gus

PUKUL 23.00 WIB di rumah kontrakan Dinah bertiga saja dengan kedua anak laki-lakinya. Yang sulung berusia 4 tahun dan yang satunya lagi baru sebulan lahir ke bumi. Tomi, suami Dinah, selepas Magrib sudah disamperin dua temannya yang mengajaknya main gaple di pos ronda. Sebenarnya Dinah kesal bukan kepalang, suaminya baru tiba di rumah pas azan Magrib berkumandang. Tak sempat makan malam, malah pergi begitu saja meninggalkan Dinah dan kedua anak laki-lakinya.

Dinah tengah memeluk bayinya di ruang tamu merangkap ruang nonton TV. Di atas kasur busa tipis yang membentang di atas karpet. Tiba-tiba, ia ingin buang air kecil. Perlahan bangkit, berjalan menuju pintu belakang. Lalu melangkah ke arah kamar mandi yang terletak di pojok. Naik dua tangga lalu menunaikan hajatnya. Beres. Dituruninya anak tangga, tubuhnya masih terasa ngilu. Namun ditahannya.

Sampai di dekat bayinya, dibaringkan tubuhnya. Cahaya tak begitu terang dari lampu ruangan. Rumah kontrakan ini terlampau besar ditempati empat orang. Harganya cukup murah untuk rumah sebesar ini, ada tiga kamar besar, ruang dapur dan beberapa ruang kosong. Awalnya ia malas menempati rumah ini karena terlihat angker. Orang-orang sekitar sering menceritakan perihal yang berhubungan dengan hantu. Namun apa boleh buat, tiada pilihan buatnya.

Dinah menghela nafas sesaat. Tiba-tiba terdengar suara perempuan yang tertawa cekikikan. Hihihi… Bulu kuduk Dinah meremang. Suara itu datang dari belakang. Sepertinya dari kamar mandi. Dinah mempererat pelukan pada bayinya yang tertidur pulas. Ia ingat kamar mandi tepatnya di pojok rumah dimana dinding belakang bersebelahan dengan selokan yang berbatasan dengan belakang rumah lain. Ia sering mendengar cerita orang-orang jika di selokan, tempat bermain kuntilanak. Dan suara yang cekikikan itu nyata terdengar dari situ. Bukan tidak mungkin itu suara kuntilanak. Dinah pun ingat ucapan kakaknya—Ana– yang menasihati Dinah agar tak sembarangan menyimpan pakaian yang terkena darah. Sedangkan Dinah sedang berdarah, usia bayinya belum empat puluh.

BERITA REKOMENDASI