Makam Ratu Malang dan Kisah Cinta yang Memilukan

Selama menunggu genangan air mengering, Amangkurat menunggu jenazah Ratu Malang siang malam, berbicara dengan jenazahnya dan menciuminya. Bahkan Amangkurat menolak menguburkan jenazah karena sangat kasmaran.

Saat itu kondisi Kerajaan menjadi tidak stabil. Para sentana dan Bupati memohon agar Raja segera kembali ke Istana tetapi ditolak dengan keras sampai akhirnya Sang Raja bermimpi kalau Ratu Malang tengah berkumpul dengan suaminya dan akhirnya sang Raja pergi dan memerintahkan jenazah segera dikuburkan.

Meski begitu, banyak versi yang diceritakan dalam kisah cinta memilukan ini. W.L Olthof dalam Babad Tanah Jawi, mulai dari Nabi Adam Sampai Runtuhnya Mataram menyebut bayi Ratu Malang dari suami terdahulu akhirnya lahir dan karena kecintaan Raja terhadap bayi tersebut, maka Raja memerintahkan agar Ki Dalang Panjang Mas dibunuh. Sepeninggalnya, Ratu Malang sangat sedih dan selalu menangis hingga tak lama kemudian meninggal karena sakit mutaber.

BERITA REKOMENDASI