Serem…Disuntik Dokter yang Sudah Meninggal

Editor: KRjogja/Gus

PAK Darpo beberapa hari sakit. Ia tidak mau makan dan minum. Istrinya segera membawanya ke Dokter. Ketika memeriksa sakitnya, dokter merujuk untuk menjalani opname. Istrinya segera mengantar ke Rumah Sakit terbaik walau sebagian merupakan bangunan kuno peninggalan colonial Belanda.

“Besok akan kita cek darah, serta rontgen,” ungkap Dokter yang memeriksanya. “Dan sekarang ikuti Suster yang akan menunjukan kamarnya,” seperti dilansir dari harianmerapi.com.

Pak Darpo memilih kamar yang VIP, agar istrinya malam itu bisa menemani, karena anak-anaknya sudah mencar bekerja di luar kota. Dan untuk sementara memang tidak mengabarinya terlebih dahulu, sementara di rumah sudah ada Mbok Minah.

Belum diminta menebus resep, hanya diberikan infus, kemungkinan cairan virtamin karena Pak Darpo beberapa hari perutnya kosong. Untuk obat kemungkinan menunggu hasil cek up besok.

Malam itu, istri Darpo tidur lelap di ekstra bed tidak jauh dari Pak Darpo, mungkin terlalu capek seharian mengurus suaminya. Pak Darpo sangat mengerti, walau ia tak pengin mengganggunya. Pak Darpo tak senyenyak istrinya, namun ia juga dapat istirahat. Walau sebentar sebentar terjaga.

Sekitar jam setengah dua belas, Istri Pak Darpo terjaga, “Pak perutku keroncongan, lapar banget.”

“Waduh, terus bagaimana?”

“Di luar Rumah Sakit banyak kok penjual makanan, aku tak keluar makan dahulu Bapak nggak apa-apa kan?”
“Nggak, kamu bilang ke Suster yang jaga ya.”
“Bapak dibelikan makanan nggak?” tanyanya, Pak Darpo menggeleng.
Tak terlalu lama istri makan, dan betapa kaget ketika kembali ke ruangan, karena tampak suaminya sudah duduk di dipan, “Lho Bapak?!” tukasnya.

BERITA REKOMENDASI