Angin Segar Pembelajaran Daring

Dewi Rosiani MPd
SMA N 1 Panggang, Instruktur Literasi Balai Bahasa Yogyakarta

PANDEMI Covid-19 sampai detik ini belum menunjukkan tanda-tanda penurunan, bahkan dari hari ke hari mengalami kenaikan yang signifikan. Karena situasi yang belum kondusif, pembelajaran dalam jaringan (daring) masih tetap diberlakukan sampai batas waktu yang belum pasti. Stay at home tetap dianjurkan untuk mencegah penyebaran virus korona.

Keluarnya Surat Edaran (SE) Mendikbud mengenai penggunaan dana BOS dalam penanggulangan Covid-19, diharapkan memberi angin segar semangat baru untuk guru dan siswa untuk tetap belajar di rumah. Dana BOS sekarang bisa digunakan untuk mendukung belajar dari rumah.

Pembelajaran daring sebagai tindak lanjut dari kebijakan study from home (SFH) untuk siswa telah dilaksanakan sejak pertengahan April 2020. Kegiatan ini berjalan lancar dan telah dievaluasi untuk mengetahui kendala yang ada. Kelancaran pembelajaran tidak terlepas dari kekompakan stakeholder pendidikan.

Kemendikbud memberi kebijakan kepada Disdikpora untuk kemudian ditindaklanjuti pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, dan orangtua. Siswa sebagai subjek sekaligus objek pendidikan tak kalah aktif menunaikan tugas-tugas yang diberikan guru dengan pengawasan orangtua. Dan memberikan masukan-masukan kepada sekolah terkait dengan kendala yang dijumpai selama pembelajaran daring.

Salah satu kendala yang terdeteksi dari masukan para siswa adalah keterbatasan akses internet karena pengaruh letak geografis khususnya daerah pelosok dan juga tuntutan ekonomis. Sekolah dapat menindaklanjuti kendala yang ada setelah mendapat saran dari pengawas, guru, dan orangtua dengan membuat kesepakatan.

BERITA REKOMENDASI