Asupan Gizi Seimbang : Anemia Remaja Tumbang dan Bangsa Tenang

Agama juga sudah diatur pada al-Quran surat Al-Baqarah ayat 168 dan 173, Surat Ar-Rahman ayat 7-9, yang mengatur tentang keseimbangan asupan zat gizi pada seorang manusia. Di dalam ayat tersebut Allah mewajibkan kita untuk mengkonsumsi makanan yang halal, sehat dan seimbang . Seperti kita ketahui bahwa makan yang tidak seimbang menyebabkan adanya kerusakan sistem pencernakan. Berbagai penelitian sudah dilakukan terkait dengan kebiasaan makan yang tidak seimbang pada remaja putri sehingga beberapa zat gizi yang essensial seperti protein, Fe, asam folat dan Vitamin B12 yang bersumber pada sayuran terutama sayuran hijau, daging, susu dan lainnya sehingga terjadi kekurangan maka penyakit anemia yang akan ditimbulkannya. Di dalam surat Taha ayat 81 Allah juga sudah memperingatkan agar manusia mengkonsumsi makanan dan minuman itu untuk tidak berlebih-lebihan.

Kedua, pastikan makanan yang dimakan remaja putri harus aman . Pangan (makanan dan minuman) yang baik harus bebas dari mikroorganisme pathogen, komponen fisik, biologis dan zat kimia berbahaya mulai dari persiapan, pengolahan sampai distribusi. Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini adalah era milineal dimana banyak sekali dibuka café café kekinian di lingkungan kita, sehingga akan sangat mungkin bahwa remaja sering mengunjungi café dan kurang tepat dalam memilih menu makanan yaitu yang banyak mengandung pewarna, dan kurang tepat dalam memilih makanan seperti makanan yang banyak mengandung pengawet dan pemanis serta rendah serat. Menu yang demikian apabila dikonsumsi erus menerus dapat menyebabkan kekurangan zat gizi terutama zat gizi mikro.

Ketiga, pastikan makanan yang dikonsumsi remaja putri harus sehat . Banyak remaja saat ini yang lebih menyukai makanan junk food setiap hari. Junk food merupakan pangan (makanan dan minuman) cepat saji yang mengandung kadar lemak tinggi, garam yang tinggi, gula yang tinggi dan serat yang rendah. Makanan yang seperti ini tidak sehat karena tidak mengandung beragam zat gizi yang dibutuhkan tubuh supaya dapat mencegah terjadinya anemia dan penyakit lain serta diolah dengan tepat supaya dapat mempertahankan zat gizi yang ada di dalam makanan tersebut.

Keempat, pastikan pangan yang dikonsumsi remaja putri dalam kondisi utuh atau tidak busuk (Thayyib), dan Halal yaitu memiliki citarasa yang baik serta terjaga hygiene dan sanitasinya. Sebelum memasak harus diperhatikan kondisi fisik bahan mentahnya. Cara ini bertujuan untuk memilih bahan makanan yang aman dari cemaran fisik,kimia dan mikrobiologis serta utuh sesuai PP No.28 tahun 2004. Bahan makanan yang utuh berarti tidak rusak dan tidak ada campuran bahan yang lain dengan melihat ciri fisik bahan tersebut seperti warna, tekstur, aroma dan keutuhan fisik.

Menjaga kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi makan dan minum yang halal dan thoyyib yaitu makanan dan minuman yang diizinkan dikonsumsi menurut islam, baik jenis makanannya, cara memperolehnya dan dari segi zatnya serta prosesnya. Makanan yang thoyyib adalah makanan aman, baik dan tidak menimbulkan masalah apapun jika dikonsumsi baik jangka pendek maupun jangka panjang dan bermanfaat bagi tubuh. Dalam surat Al-Baqoroh 2:168 juga disampaikan manusia diwajibkan makan makanan yang halal dan baik terdapat di bumi, dan di dalam surat Al a’raf ayat 31 juga sudah disampaikan bahwa kita dianjurkan untuk makan dan minum tetapi supaya tidak berlebih-lebihan. Contoh makanan agar remaja putri dapat mengkonsumsi makanan yang seimbang sehingga terhindar dari anemia dan juga sesuai dengan syariat islam adalah makanan pokok yang bisa diperoleh dari sumber nasi. Nasi terbuat dari beras yang merupakan biji-bijian hasil bumi seperti yang sudah disampaikan dalam QS.Abbasa:27 yaitu Kami tumbuhkan biji-bijian, selain beras ada gandum, ubi dan lainnya.

Di Indonesia beras adalah makanan pokok. Lauk Hewani yang merupakan sumber protein, lemak, fosfor, vitamin C, B dan A serta zat besi yang sangat dibutuhkan tubuh supaya dapat menjaga supaya tidak terjadi anemia. Lauk hewani yang dianjurkan seperti daging dan ikan. Di dalam surat An-nahl:5 yang mengatur tentang berbagai manfaat daging sebagai penghangat dari bulunya, dan sebagian dimakan dagingnya supaya tubuh menjadi sehat, kemudian di ayat 14 disampaikan bahwa Allah menundukkan lautan supaya manusia bisa mengkonsumsi daging (ikan) yang segar. Ikan merupakan protein hewani yang banyak mengandung vitamin A, vitamin B dan juga kalsium. Protein nabati bisa diperoleh dari kacang-kacangan dan hasil olahannya seperti kedelai, kacang hijau, kacang koro. Kacang-kacangan banyak mengandung isoflavone sebagai antioksidan untuk meningkatkan imunitas sehingga tubuh tidak mudah terinfeksi.

Sayuran terutama adalah sayuran yang berdaun hijau ( Bayam, sawi, kangkong, brokoli) merupakan sumber vitamin A, vitamin C dan asam folat yang sangat dibutuhkan bagi remaja putri. Untuk membantu penyerapan Fe dibutuhkan vitamin C yang terdapat pada buah jeruk, apel, pisang, anggur dan supaya sempurna maka remaja putri dianjurkan untuk konsumsi susu seperti yang tertuang dala surat An-Nahl: 68 bahwa sesungguhnya pada binatang ternak terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari apa yanag berada dalam perutnya berupa susu. Susu merupakan makanan yang sempurna , murni, lengkap kandungan gizinya, warna putih, rasa manis dan kandungan kaya akan asam amino yang pokok, mineral seperti fosfor, tembaga, kapur, zat besi vitaminA, B dan D.

Setiap makanan memiliki kandungan zat gizi dan fungsi yang berbeda beda sehingga remaja putri harus mengkonsumsi secara beranekaragam agar kebutuhan tubuh tercukupi. Apabila asupan makanan dengan gizi yang seimbang, remaja terutama remaja putri sebagai calon ibu sehat dan akan melahirkan anak bangsa yang sehat bebas dari stunting, wasting dan Indonesia menjadi bangsa yang kuat. (*)

Dr.Sufiati Bintanah, SKM,M.Si (Kepala Pusat Studi Gizi dan Pangan Halal Unimus)

BERITA REKOMENDASI