Bertahan Bisnis pada Krisis

Tidak sedikit pemotongan hubungan kerja dan kerugian finansial yang dihadapi pelaku industri di Indonesia. Akan tetapi, The Body Shop ternyata melakukan mode bertahan yang sangat tidak lazim. Tidak ada pemotongan hubungan kerja dan pemotongan gaji, begitu dipaparkan oleh Hutomo, selaku pemilik The Body Shop Indonesia. Beliau menjelaskan bahwa didalam era pandemi seperti saat ini, perusahaan jangan memikirkan keuntungan lagi, namun lebih fokus untuk mampu bertahan hidup. The Body Shop Indonesia bukannya tidak mengalami penurunan penjualan, namun bertahan menurut Hutomo tidak berarti mengorbankan pekerja.

Krisis menimbulkan kepanikan dimana-mana, termasuk internal perusahaan, karena itu pemilik The Body Shop Indonesia menganggap meredakan kepanikan adalah poin urjen yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Beliau turun gunung untuk menenangkan karyawan agar tidak panik bahkan membuat video untuk memenangkan karyawan. Hal selanjutnya yang dilakukan oleh The Body Shop Indonesia melakukan pengendalian harian cash-flow, dengan prinsip mengeluarkan uang hanya untuk yang sifatnya must have bukan nice to have.

Hal ini hanya sebagian kecil tapi mendasar dari upaya-upaya yang dilakukan oleh The Body Shop Indonesia. Tidak berhenti hanya untuk menjawab krisis saat itu, The Body Shop Indonesia juga sadar habitat baru setelah pandemic tentu harus menjadi perhatian. Karena itu The Body Shop Indonesia juga menyiapkan strategi dan investasi untuk mengadapi paska pandemi.

BERITA REKOMENDASI