Bertahan Bisnis pada Krisis

Sebagai franchisee dari The Body Shop International plc yang didirikan pada tahun 1976 oleh Dame Anita Roddick di Inggris, The Body Shop sebuah perusahaan kecantikan global yang mendapatkan inspirasi dari alam dan selalu bersandar pada nilai etika, inilah yang menjadi ruh entitas bisnis The Body Shop. The Body Shop layak disebut Purpose Drive Company, karena sejak awal memegang teguh visi positif dan misi untuk berkontribusi secara sosial dan lingkungan. Jati diri The Body Shop turut menyelamatkannya dari krisis pandemic, konsumen yang loyal dan aktif menjadi pondasi The Body Shop.

Selain itu, kepemimpinan yang transformasional dan melayani, juga menjadi motor inspirasi keluarga besar kepegawaian The Body Shop, sehingga pegawai-pegawai tetap berkomitmen tinggi, berkerja sama dan mendukung satu sama lain dalam menghadapi masalah pandemi. Hutomo menceritakan, bahwa tidak sedikit pegawai yang turun ke gudang untuk membantu bahkan ketika posisinya tidak berada di penggudangan, begitu juga pada skenario pemasaran.

Krisis memaksa hukum rimba industri menjadi lebih kejam, ketika perusahaan tidak punya visi untuk terus berinovasi dan beradaptasi, maka bisnis tersebut akan kalah pada kompetisi. Selain kemampuan pendanaan, kesuksesan untuk melakukan transformasi digital memang tidak bisa dilepaskan dari kesiapan organisasinya. Kualitas kepemimpinan merupakan faktor penting, karena transformasi pasti menghadapi resistensi-resistensi. Pemimpin harus punya visi perubahan.

BERITA REKOMENDASI