Membumikan Gerakan Peduli Sampah Nasional

Membumikan Gerakan Peduli Sampah Nasional

Oleh : Dr RM Bagus Irawan ST MSi IPM *)

HARI Peduli Sampah Nasional atau sering disebut HPSN akan diperingati tidak lama lagi yaitu 21 Februari 2021 mendatang. Setiap tahun masyarakat selalu diingatkan dengan hadirnya HPSN untuk mengingatkan pada kita semuanya bahwa persoalan sampah harus menjadi perhatian yang utama dan butuh melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam pengelolaannya.

Betapa tidak, hal ini disebabkan karena produksi sampah dari hari ke hari terus meningkat signikan seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk saat ini dan pola konsumsi masyarakat dewasa ini yang cenderung tidak ramah lingkungan.

Masyarakat lupa dan tidak menyadari bahwa dirinyalah sendiri yang menjadi sumber penyebab semakin meningkatnya timbunan sampah. Sudah barang tentu timbunan sampah ini jika tidak dikelola dengan baik akan menjadikan sarang penyakit dan berkembangnya berbagai macam vektor penyakit akibat sampah serta timbulnya berbagai ganguan kesehatan di masyarakat.

Sebagai penghasil sampah, sebenarnya sampah yang tidak dikelola dengan baik akan menjadi bom waktu yang siap meledak jika persoalan serius yang terkait masalah sampah ini tidak ditangani secara komprehensif dan tidak melibatkan langsung dengan sumber sampahnya, dengan melibatkan masyarakat untuk turut serta ambil bagian dalam hal pengelolaan sampah.

Sebenarnya melalui Perda Jateng No 3 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah, tugas Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah yaitu menumbuh kembangkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah sudah tidak kurang dilakukan. Kegiatan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat melalui seminar, workshop, dan talkshow tentang arti pentingnya peran serta masyarakat dalam ikut serta mengatasi masalah sampah sampai pada kegiatan yang sifatnya lebih konkret meskipun hanya temporer, seperti bersih-bersih lingkungan permukiman setiap hari Jumat, bersih-bersih sampah di sungai sudah sangat sering dilakukan.

BERITA REKOMENDASI