Virtual Cycling, Trend Bersepeda di Tengah Pandemi

user
Ary B Prass 30 Oktober 2021, 18:07 WIB
untitled

POLA hidup sehat masih tetap bisa dijalankan meskipun di tengah pandemi, salah satunya dengan Virtual Cycling yaitu bersepeda statis di dalam ruangan dengan melihat pemandangan melalui televisi atau gawai. Konsep tersebut sering dipergunakan bagi sebagian instansi atau event organizer yang ingin membuat perlombaan bersepeda tanpa berkerumun.

Kini virtual cycling tidak hanya dilakukan di dalam ruangan namun juga bisa di luar ruangan dengan menggunakan aplikasi Strava. Pesepeda bebas menentukan rute kemana saja. Hal tersebut diaplikasikan dalam sebuah perlombaan bertajuk Gingeride 37th yang diselenggarakan oleh PT Intrafood Singabera Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-37.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat Indonesia tetap berolah raga meskipun di tengah pandemi tentu saja dengan menerapkan protocol Kesehatan. Kegiatan akan dimulai tanggal 14 November 2021 hingga 28 November 2021, penilaiannya berdasarkan point yang didapatkan dari record data strava masing-masing peserta dan berdasarkan jarak tempuh setidaknya 37 km yang terekam dalam aplikasi Strava di gawai masing-masing peserta.

General Manager PT Intrafood Singabera Indonesia, Awang Prihandono mengungkapkan “Pada perayaan HUT ke 37 Intrafood kali ini kami mengadakan Gingeride karena sesuai dengan misi kami untuk mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat. Selain dengan kebiasaan minum jahe, juga olahraga secara teratur”.

Pecinta sepeda di seluruh Indonesia dapat mengikuti perlombaan ini, nantinya akan terbagi menjadi 2 kategori yaitu individu dan beregu yang terdiri dari 4 orang. Biaya registrasinya pun sangat terjangkau yaitu Rp 200.000,- untuk individu dan Rp 250.000,- untuk masing-masing peserta dalam kelompok beregu. Peserta akan mendapatkan race pack seperti jersey, tumbler, medali, cycling cap, produk Intra Jahe Wangi dan Jahe Merah Mantab.

Bagi para peserta yang telah menyelesaikan misi dan beruntung akan mendapatkan hadiah seperti sepeda Brompton, Polygon, gadget, earbuds, serta uang tunai total puluhan juta rupiah.

“Sebelum pandemi event bersepeda bisa mengumpulkan peserta untuk start di satu titik. Namun menyesuaikan kondisi saat ini, kita lakukan secara virtual dan peserta tetap berpeluang mendapatkan hadiah”tambah Awang. (*)

Credits

Bagikan