Lansia Harus Tetap Sehat dengan Meningkatkan Asupan Gizi

user
danar 26 Oktober 2021, 00:10 WIB
untitled

LANSIA Harus tetap sehat ditengah Pandemi Covid 19 dengan meningkatkan asupan gizi dan kesehatan. Demikian diungkapkan Dr Rita Ramayulis, DCN, M Kes, Ketua Indonesia Sport Nutritionist Association, dalam Webinar Event: 'Peran Penting Umami Dalam Meningkatkan Asupan Gizi dan Kesehatan Lansia', di Jakarta, Senin (25/10/2021).

Masyarakat Indonesia terutama lansia, agar tetap sehat dengan menyebarluaskan fakta dan manfaat Bumbu Umami dan Monosodium Glutamat (MSG) di tengah pandemi COVID-19. Jumlah peserta webinar ini mencapai 673 peserta, dan sebagian besar berprofesi sebagai ahli gizi dan mahasiswa/i gizi dari wilayah Sumatra.

“Selera makan lansia serta orang-orang yang baru sembuh cenderung rendah karena berbagai faktor fisiologis dan

psikologis, namun sebenarnya dapat diatasi dengan meningkatkan reseptor rasa yang dimiliki melalui pengaturan rasa dasar (manis, asam, pahit, asin, dan umami),” ungkap Dr Rita.

Pada dasarnya hormon-hormon pengatur selera makan pada lansia cenderung sudah menurun, terlebih saat diopname di rumah sakit. Karena itu jika lansia diopname, proses pemulihan menjadi semakin lama jika asupan

nutrisinya sedikit.

"Sebenarnya penggunaan MSG sebagai salah satu sumber rasa umami pada makanan di rumah sakit bisa menjadi solusi untuk mempercepat proses recovery pasien lansia yang diopname. Sudah banyak penelitian yang membuktikan hal tersebut, salah satunya dilakukan oleh Shigeru Yamamoto dan kawan-kawan, pada tahun 2009, dalam penelitian tersebut, terbukti bahwa pemberian msg pada makanan yang dikonsumsi lansia membuat mereka lebih banyak memproduksi saliva, itu penting untuk mambantu proses mengunyah dan menelan pada lansia," lanjutnya.

Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa penambahan 'msg' pada makanan yang dikonsumsi lansia, membuat nafsu makan meningkat. Salah satu faktor utama penyebab malnutrisi pada lansia adalah turunnya nafsu makan dan juga masalah mengunyah serta menelan.

Msg sebagai salah satu sumber rasa umami pada makanan daapt meningkatkan selera makan, sehingga menjadi khawatir konsumsi makanan tidak terkontrol. “Kendati demikian, masih ada juga masyarakat yang salah kaprah. Rasa umami pada berbagai pangan memang meningkatkan selera makan, namun bukan berarti menjadi tidak terkontrol seperti ingin makan terus. Justru bumbu umami bisa memberi rasa kenyang saat akan dan setelah makan. Sudah ada jurnal ilmiah yang menjelaskan tentang penelitian ini,” ucap Dr Rita.

Oleh karena itu mengedukasi para peserta tentang informasi gizi dengan fakta ilmiah, serta berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat. Event webinar ini masih akan berlanjut hingga bulan November 2021.

“Acara webinar kali ini diperuntukkan bagi ahli gizi, ahli diet, dan mahasiswa/i gizi, karena kami merasa perlu menyebarkan fakta yang benar dan informatif tentang bumbu umami yang akan mendukung masyarakat Indonesia tetap sehat saat situasi pandemi COVID-19. Selain itu, Kami berharap para ahli gizi, ahli diet di seluruh Indonesia, dapat menyebarkan fakta informatif dan ilmiah tentang apa yang kami sampaikan hari ini kepada masyarakat luas,” Katarina Larasati, Public Relations Manager – PT Ajinomoto Indonesia.

Tidak hanya akan terus menghadirkan kelezatan melalui produknya, tetapi juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. (Ati)

Kredit

Bagikan