94% Efektif Obati Pasien Covid-19, Moderna Minta Izin Darurat Vaksin

user
agus 02 Desember 2020, 07:57 WIB
untitled

PRODUSEN vaksin virus corona atau Covid-19, Moderna Inc akan meminta regulator Amerika Serikat (AS) dan Eropa untuk mengizinkan penggunaan darurat vaksin. Sebab, hasil studi baru mengonfirmasi bahwa suntikan tersebut menawarkan perlindungan yang kuat bagi para penggunanya.

Sebagaimana diketahui, beberapa kandidat vaksin harus berhasil agar dunia dapat membasmi pandemi, yang sedang meningkat di AS dan Eropa. Saat ini Moderna berada tepat di belakang Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech, dalam upaya untuk memulai vaksinasi di AS pada Desember.

Sementara di Eropa, regulator Inggris juga menanti perkembangan vaksin Pfizer dan AstraZeneca. Moderna membuat vaksin mereka dengan National Institutes of Health dan sudah mendapat petunjuk bahwa mereka berhasil.

Sebagaimana dilansir dari Newser, Selasa (1/12/2020), Moderna mengatakan telah mendapat hasil akhir yang dibutuhkan selama akhir pekan yang menunjukkan vaksin itu lebih dari 94% efektif. Dari 196 kasus Covid-19 dalam penelitian besar di AS, 185 di antaranya adalah peserta uji coba yang menerima plasebo dan 11 lainnya mendapatkan vaksin sebenarnya.

Kepala Petugas Medis Moderna, dr. Tal Zaks, mengatakan hanya ada satu orang yang mengalami sakit parah, dari 30 peserta, termasuk satu orang yang meninggal telah menerima suntikan palsu.

"Saya membiarkan diri saya menangis untuk pertama kalinya. Kami baru dalam uji coba, sudah menyelamatkan banyak nyawa. Bayangkan saja dampaknya kemudian berlipat ganda pada orang yang bisa mendapatkan vaksin ini,” terang dr. Tal Zaks.

European Medicines Agency, FDA versi Eropa, telah mengisyaratkan bahwa mereka juga terbuka untuk izin darurat yang lebih cepat. Jika FDA mengizinkan penggunaan darurat, Moderna diharapkan 20 juta dosis siap untuk AS pada akhir tahun. Penerima akan membutuhkan dua dosis, jadi itu cukup untuk 10 juta orang.

Kredit

Bagikan