Sampah Masker Butuh Penanganan Khusus

user
danar 14 Juli 2020, 20:30 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang keberadaan masker termasuk yang sekali pakai menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan di masyarakat. Banyaknya anggota masyarakat yang menggunakan masker sekali pakai, butuh perhatian dan penanganan khusus. Terutama berkaitan dengan limbah dari masker sekali pakai yang dihasilkan. Mengingat masih banyak anggota masyarakat yang belum memahami cara pengolahan sampah dengan baik.

"Terus terang kalau untuk limbah masker sekali pakai dari warga pengendaliannya agak sulit. Karena masih ada beberapa warga yang membuang masker sekali pakai secara sembarangan. Supaya nantinya limbah masker sekali pakai itu tidak menimbulkan persoalan baru. Saya mengimbau kepada masyarakat sebelum membuang masker sebaiknya ditanggani terlebih dahulu, seperti dicuci, dirusak atau dibuang ditempat khusus," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Sutarto MP di Bangsal Kepatihan, Selasa (14/7/2020).

Sutarto mengungkapkan, masker dan sarung tangan di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini telah menjadi kebutuhan wajib bagi masyarakat. Bahkan saat berpergian, dua barang tersebut menjadi kewajiban yang harus dikenakan. Sayangnya tidak semua warga melakukan cara yang benar saat membuang limbah masker sekali pakai. Karena ketika orang membuang masker secara sembarangan, yang terjadi sulit untuk bisa membedakan penggunaan masker oleh orang dengan kondisi kesehatan baik atau pun sedang berpenyakit.

"Kalau masker medis atau masker sekali pakai yang berasal dari layanan kesehatan atau Rumah Sakit (RS) pemantauannya lebihnya lebih mudah dilakukan. Menyikapi kondisi tersebut saya mengimbau kepada masyarakat agar sebelum membuang masker sekali pakai harus ditanggani terlebih dahulu dengan baik dan diletakkan ditempat khusus (tidak dicampur sampah lain)," kata Sutarto. (Ria)

Credits

Bagikan