RI-GHA Covid-19 Jadi Andalan untuk Memburu Corona

user
danar 10 Juli 2020, 06:30 WIB
untitled

INDONESIA akhirnya mampu membuat rapid test Covid-19 sendiri, bernama RI-GHA Covid-19. Rencananya, harga alat ini dibanderol Rp 75 ribu.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengaku harga rapid test buatan dalam negeri harus lebih murah dari impor. Harga jual yang diusulkan sebesar Rp 75 ribu.

Harga sebesar itu dinilai terjangkau dan tidak membebani masyarakat. Apalagi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/I/2875/2020, dimana tarif pemeriksaan rapid test dibatasi sampai Rp 150 ribu.

"Maksimum Rp 150 ribu, harga kita upayakan kita tekan semakin rendah. Saya sudah sampaikan kepada kepala BPPT Rp 75 ribu. Ini kan bisa jadi patokan riil di lapangan, kalau ada produk yang harganya di atas ini, kan tidak laku," ujarnya saat diminta keterangan oleh wartawan di Gedung Kemeko PMK, Kamis (9/7/2020).

Muhadjir mengatakan, karena diproduksi dalam negeri, rapid test kit yang dinamakan RI-GHA tersebut akan memiliki harga yang lebih murah dibanding test kit impor.

Pihaknya siap bersaing dan banting harga jika suatu saat harga produk rapid test impor lebih murah dari produk buatan dalam negeri.

"Saya yakin produk dalam negeri nanti rapid test lebih murah, mampu bersaing dan siap-siap, kalau ada produk luar yang banting harga, kita juga siap-siap banting harga," ujarnya.

Lebih lanjut, Muhadjir menyatakan pihaknya bersama Kemenristek akan terus menindaklanjuti untuk mendorong penggunaan produk dalam negeri tanpa harus bergantung produk luar. "Kita perlu ada revolusi mental untuk mencintai produk sendiri dan percaya diri dengan produk dalam negeri," ujarnya.

Berdasarkan gambar yang beredar, rapid test ini dijual per boks. Dengan rincian, 20 kaset tes cepat, 20 pipet tetes dan 1 botol buffer untuk 20 tes. Harganya disebutkan sebesar Rp 75 ribu per tes.

Disebutkan bila spesifitas alat ini sebesar 96 persen dan sensitivitas mencapai 98 persen.(*)

Credits

Bagikan