Kelamaan di Rumah, Anak Bisa Kecanduan Gadget

user
ivan 08 April 2020, 01:45 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kebijakan belajar atau bekerja dari rumah (Work From telah berlangsung lebih dari tiga minggu untuk menekan penyebaran pandemi virus corona. Kegiatan belajar dari rumah tersebut mengharuskan anak yang duduk di bangku sekolah menggunakan gawai tiap harinya, guna menunjang aktivitas belajar-mengajar.

Bahkan untuk meredam rasa bosan karena tidak diizinkan keluar rumah, biasanya orang tua memberikan akses kepada anak untuk menonton program kesukaan lewat video streaming seperti Youtube.

Namun para orang tua lupa terhadap bahaya yang dapat mengintai anak-anak mereka ketika sering menggunakan gadget, tidak hanya saat masa-masa pandemi virus corona. Salah satu bahayanya ialah paparan radiasi yang dipancarkan oleh perangkat gadget itu sendiri.

Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2011, emisi radiasi perangkat ponsel dan nirkabel dinilai cukup tinggi, seperti dikutip Play Ground Equipment.

Seorang dokter dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Toronto Kanada, Anthony Miller mengungkapkan bahwa paparan frekuensi radio merupakan ancaman nyata bagi anak-anak.

Selain itu, sering bermain gadget juga berdampak negatif pada fungsi otak anak. Misalnya, gangguan belajar dan penurunan kognitif.

Menanggapi hal itu, Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi CISSReC Pratama Persadha mengatakan pentingnya peran orang tua saat mendampingi anak bermain gadget.

Lalu ia menyarankan kepada para orang tua untuk memanfaatkan fitur Parental Control yang disematkan di menu Settings (pengaturan) ponsel. (*)

Kredit

Bagikan