Bulan Ini Pembatasan Impor Mobil Mewah Dimulai, Apa Sebabnya?

user
danar 10 September 2018, 06:31 WIB
untitled

PEMERINTAH langsung merespon dinamika perekonomian global yang saat ini berubah dengan cepat. Salah satu langkahnya, adalah dengan melakukan penyesuaian tarif Pajak Penghasilan (PPh) 22 terhadap 1.147 barang konsumsi dari luar negeri, termasuk di dalamnya mobil mewah.

Dijelaskan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, pengendalian impor mobil mewah ini guna menjaga fundamental ekonomi Indonesia, dan berlaku mulai bulan ini. Dan kendaraan yang akan terkena dampak langsung adalah mobil yang memiliki kapasitas di atas 3000 cc dan yang dikategorikan sebagai supercar.

"Tapi kalau yang sudah on the way, ya dilanjutkan saja. Untuk kategorinya dari sisi harga sudah tinggi dan kita sudah punya kriteria sesuai PPnBM. Misalnya kategori supercar. Kan tidak ada supercar yang tidak mewah," ujar Airlangga akhir pekan lalu.

Sebelumnya, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika mengatakan, pembatasan impor ini sudah dilakukan sejak rupiah terkoreksi, atau sekitar dua bulan yang lalu.

"Jadi dikendalikan dahulu. Kalau 3.000 ke atas memang distop. Sampai kapannya, itu nanti kita lihat dulu situasi ekonominya," jelas Putu saat ditemui di Tanjung Priok, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, bagi konsumen yang sudah membeli atau melakukan inden untuk jenis kendaraan mewah alias supercar, bakal dilihat Pemberitahuan Impor Barang (PIB)-nya terlebih dahulu.

"Sekarang baru kami himbau untuk menyampaikan surat itu saja, nanti kita pertimbangkan. Ini perlu persetujuan Ditjen serta kementerian terkait, nanti bagaimana mereka menyikapinya," pungkas Putu.(*)

Kredit

Bagikan