Pengaruhi Anak Muda, Masyarakat Diminta Setop Sebar Hoaks

user
danar 22 Februari 2019, 21:10 WIB
untitled

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, mengaku geram dengan keberadaan buzzer media sosial yang kerap dianggap sebagai penyebar berita bohong (hoaks) atau berita palsu (fake news). Apalagi, penyebarluasan itu marak terjadi di tengah situasi politik saat ini.

"Jangan kamu rusak pikiran anak-anak muda itu dengan informasi-informasi kebohongan atau tidak benar itu, saya enggak suka sebagai senior," kata Luhut, Jumat (22/2/2019).

Meski demikian, Luhut tidak menjelaskan secara gamblang maksud yang ditujukannya tersebut diberikan kepada siapa. Hanya saja, belakangan ini memang kerap diakuinya banyak berita-berita miring yang sebetulnya itu tidak benar.

"Apapun agamamu, katakan lah benar kalau benar, katakan salah kalau benar salah. Jangan kau bikin kebohongan publik dengan kepentingan kamu sendiri," tegasnya.

Sebelumya, Mantan Menko Polhukam ini juga sempat geram terkait adanya tudingan yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap sejumlah data bohong di debat lalu.

"Saya jengkel kalau ada yang bilang Presiden Jokowi bohong. Pak Jokowi itu tidak pernah bohong," kata dia, dalam Rakernas, di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Kamis kemarin.

"Apabila ada yang bilang bohong saya siap untuk challenge kepada orang itu," tegasnya.(*)

Kredit

Bagikan