Warga Rusia Masih Bisa Beli iPhone 14, Begini Caranya

user
tomi 11 September 2022, 14:43 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kementerian Rusia menyatakan, meski Apple telah memutuskan hengkang dari negara tersebut, masyarakat masih punya kesempatan untuk mendapatkan iPhone 14 yang baru saja rilis.

"Jika konsumen mau membeli ponsel ini, silahkan. Mereka akan punya kesempatan itu," kata Menteri Perindustrian dan Perdagangan Denis Manturov kepada kantor berita RIA Novosti, dikutip dari The Moscow Times, Minggu (11/9/2022).

Apple diketahui telah menghentikan penjualan produk mereka di Rusia, sebagai imbas dari invasi Ukraina yang terjadi pada bulan Februari 2022 lalu.

Meski begitu, ponsel-ponsel Apple masih bisa mengalir ke Rusia lewat skema "impor paralel", di mana barang-barang diekspor kembali ke Rusia tanpa izin dari pemilik merek dagang.

Smartphone impor dan barang elektronik lain yang awalnya dijual untuk dijual di negara lain, seringkali negara tetangga pasca-Soviet, datang dengan label harga di Rusia hingga 20 persen lebih tinggi dibanding sebelum invasi.

Manturov, yang berbicara di sela Eastern Economic Forum di Vladivostok, tidak mengungkapkan apakah "impor paralel" iPhone 14 akan menelan biaya lebih dari harga resmi di USD 799 untuk model dasar dan USD 1.100 untuk Pro Max.

Pada bulan Maret 2022 lalu, Apple telah menghentikan penjualan produk mereka ke Rusia, sebagai buntut dari invasi negara itu ke Ukraina. Perusahaan ini jadi salah satu perusahaan teknologi yang cabut dari Rusia sebagai imbas perang.

Sebelumnya, Apple Pay juga membatasi layanannya di Rusia, serta menarik beberapa aplikasi berita Rusia dari App Store di luar negara itu.

Dalam keterangannya, seperti dilansir The Verge, Apple saat itu mengatakan mereka prihatin dengan invasi Rusia ke Ukraina, dan mendukung semua orang yang menderita akibat kekerasan tersebut.

"Kami mendukung upaya kemanusiaan, memberikan bantuan untuk krisis pengungsi yang sedang berlangsung, dan melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung tim kami di wilayah tersebut," kata Apple.

"Kami telah mengambil sejumlah tindakan dalam menanggapi invasi. Kami telah menghentikan sementara semua penjualan produk di Rusia," imbuhnya.

Selain menghentikan Apple Pay dan mencabut aplikasi RT News dan Sputnik News dari toko aplikasi, Apple juga menonaktifkan lalu lintas dan live incidents di Apple Maps Ukraina, sebagai tindakan keamanan warga setempat. (*)

Credits

Bagikan