Rugi 10 Milar Dollar AS, Meta Ikut Pangkas Karyawan?

user
Tomi Sujatmiko 22 September 2022, 23:35 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Meta dilaporkan telah memulai memangkas jumlah karyawan dan melakukan reorganisasi tim. Menurut laporan The Wall Street Journal, hal ini dilakukan untuk mengurangi biaya operasional perusahaan.

Kendati demikian, seperti dikutip dari Engadget, Kamis (22/9/2022), perusahaan induk Facebook tersebut tidak ingin menyebutnya sebagai PHK. Perusahaan hanya memperingatkan sejumlah karyawan bersiap-siap untuk pengurangan jumlah yang signifikan.

Namun belum dipastikan, jumlah karyawan Meta yang terdampak keputusan ini. Berdasarkan laporan tersebut, Meta telah mengizinkan staf melamar pekerjaan baru di dalam perusahaan, tapi hanya diberi waktu 30 hari untuk melakukannya.

Selain itu, laporan juga menyebut karyawan yang memiliki reputasi baik dan ulasan kinerja baik didorong keluar secara teratur. Indikasi Meta melakukan aksi pangkas karyawan ini diprediksi setelah ketika Mark Zuckerberg menyebut adanya penurunan pendapatan dari perusahaan.

Perlu diketahui, Facebook melaporkan penurunan pertama pendapatan tahunan di kuartal kedua 2022-nya. Perusahaan media sosial terbesar di dunia ini mengumumkan, terjadi penurunan pendapatan 1 persen menjadi USD 28,8 miliar (Rp 430,7 triliun).

Facebook juga memperkirakan pertumbuhan pendapatan di kuartal ketiga 2022 bisa turun lebih banyak lagi.

Selain itu, laba keseluruhan untuk perusahaan induknya, Meta, turun 36 persen menjadi USD 6,7 miliar pada kuartal 2 2022.

Divisi Reality Labs, yang bertanggung jawab mengembangkan metaverse kehilangan USD 2,8 miliar pada kuartal 2 2022.

Penurunan pertama dalam pertumbuhan pendapatan Facebook dan Meta ini sudah diperkirakan oleh analis di Wall Street.

Mengutip The Verge, salah satu tantangan yang membuat perusahaan sulit menumbuhkan pendapatan adalah adalah tools privasi baru di iOS. Tools "minta aplikasi untuk tidak melacak" ini muncul di iPhone dan membuat bisnis iklan Facebook jadi tidak efektif.

Tahun lalu, Meta diketahui menderita kerugian USD 10 miliar dalam pendapatan iklan. Kini, ditambah pelambatan ekonomi, ada lebih banyak pengiklan yang menarik kembali belanja iklan mereka.

HALAMAN

Credits

Bagikan