Kenali Manfaat Eceng Gondok, Jadi Pakan Ternak Sampai Biofuel

user
Tomi Sujatmiko 23 September 2022, 19:26 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Manfaat eceng gondok belum dipahami banyak orang. Pasalnya eceng gondok atau Pontederia crassipes ( sebelumnya Eichhornia crassipes) merupakan gulma air tawar yang berasal dari Amerika Selatan.

Dilansir dari University of Florida, eceng gondok dapat tumbuh di semua jenis lingkungan air tawar. Tanaman yang satu ini dapat tumbuh beberapa inci hingga lebih dari tiga kaki. Eceng gondok memiliki bunga berwarna lavender atau lilac, daunnya bulat dan kasar serta melekat pada batang sepon. Tanaman ini juga mengambang di air. Lebih lanjut eceng gondok sebenarnya memiliki banyak dampak negatif.

Penyebaran tanaman yang satu juga ini sangat cepat hingga dapat menyebar ke berbagai bagian di dunia dan disertai kemampuan adaptasi ekologis. Hal tersebut yang menjadikan eceng gondok sebagai gulma paling invasif di dunia. Sehingga tidak mengherankan jika eceng gondok menjadi salah satu gulma air yang sangat sulit dikontrol dan dikelola.

Tanaman ini juga disebut gulma berbahaya dan kepemilikannya dilarang, termasuk Australia, Afrika dll. Tanaman yang satu ini akan cepat memenuhi perairan tawar dan tidak mungkin bagi Anda jika ingin memancing dan menaiki perahu di perairan tersebut. Hal ini karena eceng gondok membentuk dan tidak dapat ditembus.

Eceng gondok yang intens akan menyebabkan perubahan air dan gangguan biota akuatik, kelebihan evapotranspirasi dan dampak lain yang merugikan. Di sisi lain, eceng gondok tidak akan dapat benar-benar diberantas. Akan tetapi, pengelolaan diperlukan untuk mengedalikan pertumbuhannya yang sangat cepat. Oleh karena itu, banyak penelitian yang mencoba menggali potensi manfaat eceng gondok yang dapat membuat keberadaanya tidak hanya merugikan.

Salah satu manfaat eceng gondok, yaitu eceng gondok merupakan tanaman yang berguna dengan kapisitas fitoakumulasi polutan logam yang luar biasa. Berikut liputan6 rangkum dari berbagai sumber tentang manfaat eceng gondok bagi kehidupan, pada Jum’at (23/9/22) :

1. Bioremediasi (Fitoremediasi)

Fitoremediasi merupakan metode yang memanfaatkan tanaman untuk membersihkan tanah atau air dari kotoran organik dan anorganik. Dilansir dari jurnal yang berjudul “ Eichhornia crassipes (Mart.) Solms: Uses, Challenges, Threats, and Prospects” oleh Opeyami I. Ayanda dkk, disbutkan bahwa eceng gondok merupakan tanaman yang sesuai untuk metode ini.

Beberapa temuan menunjukkan bahwa eceng gondok yang terkendali pertumbuhannya merupakan pengganti pembersihan yang ekonomis dan efisien karena mempercepat ekstraksi dan penyerapan limbah industri dan pertanian yang terkontaminasi dengan logam organik, anorganik dan beracun.

Eceng gondok dapat mengolah air limbah yang mengandung logam berat dan ion terlarut. Daun, akar, dan jaringan bohlam tanaman menunjukkan kemampuan hiperaklumulasi untuk logam berat. Eceng gondok juga menyerap hidrokarbon minyak bumi dan dapat digunakan untuk fitoremediasi ekosistem perairan yang tercemar minyak mentah.

2. Produksi Kompos

Manfaat eceng gondok dapat diperoleh dengan mengolahnya menjasi pupuk hayati. Adanya nitrogen dan fosfor pada akar tanaman eceng gondok menjadikannya bahan baku yang cocok untuk pembuatan kompos. Cabi.org juga menyebutkan bahwa manfaat eceng gondok dapat diketahui dari eceng gondok yang dapat digunakan sebagai mulsa,untuk kompos, bahan batu bata bakar, kertas atau papan, menghasilkan gas metana untuk menghilangkan nutrisi dan bahan kimia beracun di air.

Lebih lanjut lagi disebutkan bahwa sistem pengomposan dalam skala yang tidak kecil dengan menggunakan eceng gondok sebagai bahan baku utama mencapai suhu yang cukup tinggi untuk menonaktifkan benih dan propagul lainnya dan dengan begitu eceng gondok dapat dikomposkan tanpa potensi bahaya peyebaran.

Aplikasi produksi kompos dari eceng gondok ini dilakukan di beberapa negara, misalnya sebagai pupuk organik di Bangladesh, kompos eceng gondok sebagai kompos untuk menekan nematoda di India, serta kompos organik eceng gondok di cekungan Danau Victoria juga telah disarankan menjadi pilihan yang cocok untuk mengendalikan keasaman tanah.

3. Pakan Ikan dan Ternak

Walaupun ikan akan sulit hidup pada perairan yang dipenuhi oleh eceng gondok, tetapi eceng gondok juga dapat dimanfaatkan sebagai pakai ikan. Hal tersebut karena beberapa jenis ikan dapat memakan tanaman air. Eceng gondok dapat menjadi bahan baku pakan ikan karena dapat meningkatkan tingkat protein pakan kasar.

Para peneliti juga menyarankan penggunaan eceng gondok sebagai pakan ternak karena memiliki kandungan air dan mineral yang tinggi, yang mana mungkin sesuai dengan hewan tertentu. Manfaat eceng gondok sebagai pakan ternak juga telah digunakan oleh Cina selama tahun 1950an sampai 1970an ketika pakan ternak langka dan untuk pakan kerbau di India.

HALAMAN

Credits

Bagikan