Indonesia Butuh 600 Ribu Talenta Digital Tiap Tahun, SDM Sudah Siap?

user
Tomi Sujatmiko 09 November 2022, 11:06 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Indonesia membutuhkan setidaknya 600 ribu talenta digital baru setiap tahunnya. Namun pada kenyataannya, lebih dari 50 persen CEO di Asia Pasifik masih kesulitan menemukan talenta digital dengan keterampilan yang tepat.

Pada tahun 2030, diproyeksikan bahwa hanya 50 persen dari tenaga kerja Indonesia yang memiliki keterampilan digital dasar dan menengah, sementara keterampilan tingkat advanced hanya dimiliki kurang dari 1 persen angkatan kerja negara.

Ini berarti Indonesia perlu mengakselerasi pertumbuhan talenta-talenta muda baru yang siap mengisi kekosongan di lapangan.

Demi mendukung perkembangan talenta digital untuk masa depan Indonesia, Hacktiv8 menghadirkan kampus baru di BSD City, tepatnya di BSD Green Office Park; dengan lokasi strategis, multi-akses, dan lingkungan yang hijau.

“Kami meyakini bahwa kehadiran Hacktiv8 di BSD City dapat mempercepat pengembangan ekosistem digital dengan penyediaan talenta informatika dan teknologi (IT) yang berkualitas. Terlebih ekosistem digital di BSD City juga sudah sangat mumpuni, ditandai dengan banyaknya perusahaan teknologi yang berekspansi ke sana," ungkap CEO Hacktiv8 Ronald Ishak dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (8/11/2022).

"Kami akan terus berupaya meningkatkan penyaluran alumni secara optimal, termasuk dengan menjalin kerjasama untuk hiring placement, sehingga para alumni Hacktiv8 bisa mendapatkan kesempatan kerja yang baik setelah lulus,” lanjut dia.

Pada tahap awal pembukaan, program yang ditawarkan di kampus Hacktiv8 BSD adalah Bootcamp Full Stack Javascript dengan proses belajar full offline dari hari Senin-Jumat, pukul 9.00-18.00 selama kurang lebih empat bulan.

Khusus untuk periode soft launching kampus yang baru, Hacktiv8 juga menyediakan potongan harga istimewa bagi yang mendaftarkan diri sebelum tanggal 30 November 2022. (*)

Kredit

Bagikan