Bayi Perempuan Lebih Cepat Bicara, Mitos atau Fakta?

user
Agusigit 15 November 2022, 09:44 WIB
untitled

Krjogja.com - Dalam perkembangan kesehatan bayi,  ada anggapan bahwa bayi perempuan lebih cepat bicara. Ini mitos atau fakta? Sebenarnya Jenis kelamin bayi tidak menentukan kemampuan berbicara. “Kecerdasan terbentuk dari kromosom X. Walau perempuan memiliki dua kromosom X dan laki-laki hanya punya satu kromosom X, tanpa adanya stimulasi maka kemampuan berbicara tidak akan terangsang,” ujar Dokter Anak, dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi SpA, MARS atau akrab disapa dr. Tiwi, yang mengupas Kesehatan anak memeriahkan hari Kesehatan nasional dalam perbincangannya bersama  dengan Head of Category Development Tokopedia, Ramadhan Niendraputra.

Dalam media sosial, berkembang lima mitos dan fakta seputar kesehatan keluarga dan anak.  Menurut dr. Tiwi, orangtua sebaiknya lebih bijak dalam menyikapi informasi terkait kesehatan anak yang beredar di media sosial. Ada berbagai contoh kegiatan untuk menstimulasi kemampuan berbicara anak, misalnya bercerita dan membaca bersama anak. Nyatanya,  buku cerita anak menjadi salah satu produk yang paling dicari masyarakat pada kategori Buku di Tokopedia pada kuartal III 2022kata Ramadhan.

Mitos lainnya,  bahwa susu formula menurunkan kecerdasan anak. Faktanya, kecerdasan anak ditentukan oleh tiga faktor utama, yakni kebutuhan asuh (makanan dan minuman bernutrisi), kebutuhan asih (pemenuhan kasih sayang) dan kebutuhan asah (stimulasi yang tepat). Susu formula di sisi lain, bisa menjadi solusi yang bisa membantu anak di atas satu tahun menaikkan berat badan,” ungkap dr. Tiwi. Dalam hal ini, menurut Ramadhan,  penjualan susu formula di Tokopedia, di sisi lain, naik lebih dari 21 kali lipat selama kuartal III 2022 dibandingkan periode yang sama di 2021, ini fakta.

dr. Tiwi pun menyarankan orang tua untuk mengeksplorasi berbagai jenis olahan susu, misalnya es krim atau gelato, agar lebih menarik bagi anak. Salah satunya susu olahan yang bisa dijadikan pilihan adalah gelato Grofato yang diformulasikan dr. Tiwi dan bisa didapatkan di Tokopedia.
Mitos berikutnya,  Bayi ‘bau tangan’ bukan hal buruk. Bayi ‘bau tangan’ adalah istilah untuk bayi yang selalu ingin digendong. “Pada dasarnya bayi perlu digendong karena bayi perlu merasakan keamanan serta sentuhan yang hangat. Menggendong bayi juga dapat menumbuhkan rasa percaya bayi terhadap orang tua,” jelas dr. Tiwi.

Ada mitos, ketika anak sakit tidak boleh mandi. Padahal sebenarnya anak harus tetap mandi saat sedang sakit. Sebab kulit merupakan lapisan paling luar yang berfungsi melindungi tubuh dari berbagai kuman dan penyakit, maka kesehatan kulit menjadi semakin penting saat anak sakit. Apabila seorang anak sakit, ia tetap harus menjaga kesehatan kulit dengan mandi air hangat. Nyatanya di kuartal III 2022, sabun anak dan bayi menjadi salah satu produk paling diburu masyarakat di Tokopedia .

Mitos berikutnya adalah anak jinjit saat belajar jalan adalah hal tidak wajar. “Berjinjit adalah tahapan awal belajar jalan. Bayi yang menggunakan baby walker sebagai stimulan saat belajar jalan akan cenderung berjinjit untuk mengenali permukaan lantai sebelum benar-benar lancar berjalan,” ujar dr. Twi.  Faktanya Baby walker menjadi salah satu produk yang paling dicari masyarakat pada sub kategori Mainan dan Aktivitas Bayi. (Ioc)

Kredit

Bagikan