Sedekah Mainan Berbagai Kebahagiaan Lewat Dongeng dan Berbagi

user
Danar W 25 Januari 2023, 18:50 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Bertepatan dengan Tahun Baru Imlek, komunitas Sedekah Mainan Jakarta menggelar acara dongeng berbagai mainan, boneka, dan juga tas sekolah kepada puluhan anak-anak di kawasan Bukit Duri Tanjakan, Tebet, Jakarta Selatan, tepatnya di saung "Taman Belajar", Minggu (22/1/2023).

Pendongeng dari Indonesian Ventriloquist Club (IVC), yakni Agus DS, Zulharman atau Kak Izul, dan Kak Dika yang punya nama asli Kardiman, mendongeng dengan sangat atraktif. Interaksi antara ketiga pendongeng dengan anak-anak dan juga orang tua yang ikut hadir, membuat suasana acara bertambah seru.

Dalam acara tersebut mereka menyisipkan semacam kuis. Bagi anak-anak yang berhasil menjawab pertannyaan dengan jawaban yang benar, mereka akan mendapatkan hadiah berupa mainan. Acara dongeng dan sekaligus pembagian mainan kepada anak-anak yang relatif kurang mampu ini merupakan bagian dari kegiatan berkala Sedekah Mainan.

Koordinator Komunitas Sedekah Mainan DKI Jakarta, Safrudiningsih yang akrab disapa Kak NingNong mengatakan, Sedekah Mainan merupakan sebuah gerakan kepedulian terhadap kebahagiaan masa kecil anak-anak Indonesia.

"Saya sangat mencintai anak-anak, karena itu saya aktif sebagai relawan dalam beberapa kegiatan seperti relawan dongeng, relawan taman bacaan, dan saat ini dipercara untuk menjadi Koordinator Sedekah Mainan DKI Jakarta, semakin mendekatkan diri pada anak-anak, sebab mainan yang disumbangkan kepada kami, dibagikan lagi kepada anak-anak yang membutuhkan,” paparnya.

Safrudinigsih yang juga pendiri Taman Bacaan Masyarakat Bukit Duri Bercerita (TMB Bukdur Bercerita ) ini menjelaskan, ide Sedekah Mainan muncul saat ada seorang perempuan muda bernama Risnasari Rosman mengajar anak-anak jalanan di Kota Bandung. Saat itu dirinya terenyuh melihat anak-anak tersebut begitu antusias dengan alat peraga berupa mainan yang ia bawa.

Peristiwa itulah yang menginspirasinya menginisiasi satu gerakan yang diberi nama Sedekah Mainan pada Desember 2016. Awalnya, Sedekah Mainan dikelola sendiri dan mainan-mainannya pun hasil donasi pribadi dan rekan-rekan sekitarnya.

Berkat kekuatan media sosial, gerakan ini semakin meluas dan memiliki donatur serta penyalur dari berbagai daerah. Sedekah Mainan juga telah mendapatkan dukungan dari para public figure, seperti Tasya Kamila, Ayu Laksmi, Prilly Latuconsina, Maria Selena (Puteri Indonesia 2011), dan Alya Nurshabrina (Miss Indonesia 2018).

Memasuki tahun berikutnya, gerakan ini sudah berhasil menyalurkan mainan ke komunitas-komunitas peduli anak, misalnya taman bacaan dan taman pendidikan anak, serta penyaluran langsung ke anak-anak korban banjir di pengungsian dan pasien anak di rumah sakit. Tempat-tempat tersebut tersebar di berbagai daerah di Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Flores Timur, dan hingga Pulau-pulau Timur Indonesia, seperti Tual & Dobo di Maluku, juga Agats & Merauke di Papua.

Selain menyalurkan mainan langsung ke anak-anak, Sedekah Mainan juga memiliki program “Untuk Anakku Tercinta”. Program ini bertujuan untuk lebih merekatkan hubungan antara orangtua dan anak melalui bantuan mainan yang dikemas seperti hadiah dari orangtua untuk anak mereka.(Ati)

Kredit

Bagikan