15 Advokat Peradi Jalani Sumpah Profesi

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Sebanyak 15 calon Advokat dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) DIY dilantik dan diambil sumpahnya dalam suatu upacara yang dilaksanakan di Kantor Pengadilan Tinggi Yogyakarta, Selasa (20/04/2021). Pengambilan sumpah ini dipimpin langsung Kepala Pengadilan Tinggi Yogyakarta, Suripto SH MH. Dengan menjalani sumpah profesi para Advokat telah bisa beracara dalam menangani kasus hukum di tanah air.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi, Dr Luhut MP Pangaribuan SH dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Jenderal DPN Peradi, Imam Widayat SH MH mengatakan sumpah atau janji Advokat diatur dalam pasal 4 ayat (2) UU No 18 tahun 2003. Sumpah jabatan Advokat itu menyatakan bahwa Advokat akan jadi negarawan yakni memegang teguh dan mengamalkan Pancasila dan UUD45.

“Secara umum harus anti suap, mulai dari akan jadi Advokat dan ketika akan menjalankan profesi Advokat kelak. Senantiasa bertindak jujur, adil dan bertanggungjawab,” tegasnya saat pelantikan.

Ia menambahkan seorang Advokat harus bersumpah tidak akan menjanjikan atau memberikan sesuatu kepada hakim dan pejabat lainnya untuk memenangkan perkara. Selain itu juga menjaga tingkah laku sesuai dengan martabat dan kehormatan Advokat.

Menjadi seorang Advokat menurutnya berat karena selain harus kompeten atau
berilmu, pada saat yang sama harus terus menerus berusaha jujur dan menjadi negarawan sekaligus. Sebagai negarawan ini sangat relevan dengan kondisi Indonesia dewasa ini.

“Pancasila yang menyatukan kita sebagai bangsa yang berbeda-beda dan norma dasarnya diatur dalam UUD’45, namun masih ada saja yang coba-coba mempertanyakan dengan berbagai cara. Padahal itu sudah merupakan komitmen kita semua sebagai bangsa Indonesia,” tambahnya

Oleh karena itu Advokat harus berani di depan manakala masih ada yang menyatakan sebaliknya. Karena Advokat ditegaskanya selain nobile juga sebagai the guardian of constitustion sekaligus.

Setelah pelantikan dan pengambilan sumpah ini para Advokat akan mendapatkan kartu anda anggota (KTA) dan berita acara sumpah (BAS). Baik KTA dan BAS nantinya akan menjadi persyaratan formil bagi Advokat untuk berpraktek di pengadilan-pengadilan. (Van)

BERITA REKOMENDASI