156 Lulusan Profesi Ners Fikes Unriyo Diambil Sumpahnya

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program Profesi Fakultas Kesehatan (Fikes) Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) menyelenggarakan pengambilan Sumpah Ners Periode XII yang dilaksanakan di Ballroom Indraprasta Sahid Jaya Hotel, Kamis (26/11/2020). Sebanyak 156 lulusan Profesi Ners mengikuti pengambilan sumpah ini dimana seluruh jalannya prosesi dilaksanakan dengan mengacu pada protokol kesehatan yang sangat ketat.

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program Profesi Fikes Unriyo, Deden Iwan Setiawan,S.Kep.,Ns.M.Kep mengatakan pengambilan sumpah ini menjadi salah satu syarat wajib untuk mendapatkan Surat Tanda Register (STR). Yang mana surat ini dijadikan salah satu legalitas bagi seorang perawat untuk melaksanakan praktik dalam profesinya.

“Ini merupakan salah satu syarat wajib bagi seorang perawat untuk mendapatkan STR. setelah mendapatkan STR seorang perawat telah diperbolehkan melaksanakan praktik dalam dunia keperawatan,” kata Deden Iwan Setiawan.

Ia menambahkan kebutuhan lapangan kerja perawat sangat terbuka lebar, terlebih dalam masa seperti ini. Oleh karena ini dibutuhkan perawat-perawat yang benar-benar berkualitas dan kompeten pada bidangnya agar dapat melaksanakan profesinya dengan baik.

Deden Iwan Setiawan menjelaskan kini dalam dunia kesehatan seluruh profesi memiliki kedudukan yang sama, tak terkecuali seorang perawat. Perawat memiliki kewenangan dalam bidangnya sesuai dengan kode etik profesi yang dimiliki untuk memberikan layanan kesehatan.

“Tidak ada lagi sekarang siapa yang lebih unggul, karena semua melaksanakan tugasnya masing-masing. Disinilah dituntut profesionalisme seorang perawat,” tambahnya.

Ia berharap dengan pengambilan sumpah ini maka para lulusan maupun perawat dapat melaksanakan tugasnya sesuai tuntutan kode etik. Selain itu peran dan profesionalisme perawat juga dituntut untuk memperkuat pilar kesehatan bangsa.

Ketua Panitia Kegiatan Angkat Sumpah Ners Periode XII, Paulinus Deny Krisnanto, S.Kep.Ns.M.Kep menyatakan dari 156 lulusan, sebanyak 68 diantaranya dinyatakan cumlaude. Sementara itu 32 lainnya lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 4.

Ia mengungkapkan lulusan maupun perawat sebelum mengikuti sumpah profesi ini telah mejalani karantina sekitar satu bulan setelah tiba di Yogya. Selain itu test rapid juga dilakukan terhadap mereka dan hasil seluruhnya dinyatakan negatif. (Van)

BERITA REKOMENDASI