Aktivis Sebut Immawan – Martanty Punya Dua Kelebihan

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dinamika pilkada di Gunungkidul berjalan seru. Setiap kandidat ramai berkampanye dengan mesin partai politik masing-masing. Tiap paslon jiga memiliki kelebihan yang diunggulkan untuk menarik simpati masyarakat pemilih.

Salah satunya disoroti aktivis sosial di Gunungkidul, Rino Caroko. Ia menilai Immawan Wahyudi – Martanty Soenar Dewi memiliki beberapa keunggulan yang bisa ditawarkan dalam pilkada ini.

Menurut Rino pasangan nomor urut 2 ini diuntungkan dengan dua hal. Pertama soal pengalaman dalam pemerintahan yang dimiliki Immawan dan representasi perempuan dengan figur Martanty yang merupakan satu-satunya kontestan dari kaum Hawa.

“Saya melihat Immawan memiliki pengalaman itu karena merupakan petahana wakil bupati. Sedangkan Martanty tentu sangat mewakili apa yang dibutuhkan oleh perempuan, terutama bidang pemberdayaan, kesehatan, pangan dan kesra,” ujar aktivis warga Panggang ini, Sabtu (21/11/2020).

Selain menjadi faktor keunggulan, namun kelebihan itu juga berpotensi berubah jadi ‘sasaran tembak’ terutama kepada Immawan. Posisinya sebagai wakil bupati incumbent bisa menjadi celah untuk mencari kekurangannya selama ia menjabat.

“Ia dituduh tak mampu berbuat banyak selama menjadi wakil bupati. Bagi saya itu ini tidak benar. Contoh terbaru, UMK Gunungkidul di tahun 2021 naik paling tinggi se-DIY,” kata aktivis yang banyak terlibat dalam penanganan Covid 19 di Gunungkidul itu.

Dari kacamata Rino, pasangan yang diusung Partai NasDem ini justru paling berpeluang besar memenangkan Pilkada Gunungkidul. Hal ini dilihat dari rekam jejak kedua figur dan konsep yang ditawarkan untuk membangun Gunungkidul sangat realistis.

“Disaat yang lain masih proyeksi, Immawan sudah bicara prestasi. Satu hal yang pasti, teman-teman aktivis menilai immawan – Martanty tidak pernah ada catatan merah soal korupsi. Ini menjadi kelebihan lain dari merek,” tegas Ketua LSM Jejaring Rakyat Mandiri tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI