Anak Kos Pilih Hunian yang Pasti dan Nyaman

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Bagi mahasiswa maupun pelajar, memiliki tempat kos merupakan salah satu penunjang di saat mereka menempuh pendidikan. Sebagai kota pelajar, Yogyakarta banyak terdapat tempat kos dengan berbagai fasilitas yang diberikan. Para pelajar pendatang pun harus pintar dalam memilih kos.

Irene, salah seorang mahasiswi yang kos di kawasan Sleman mengaku memilih kos merupakan hal penting dalam mendukung kegiatan selama berada di kota ini. Memiliki fasilitas lengkap, sehat dan nyaman namun dengan harga yang relevan merupakan pilihan utama bagi mahasiswi luar jawa ini untuk memilih kos-kosan.

“Kos itu juga membuat kita bisa mandiri, tapi kita pilih yang benar benar seatle. Dalam arti jangan lagi enak-enak ngekos lha kok dijual, terus kita harus pindahan dan mencari kos-kosan lagi,” ungkapnya.

Kenyataan yang terjadi saat ini banyak rumah kost dijual karena pengelolanya kehabisan modal karena terdampak pandemi. Tak hanya kos-kosan, hotel maupun restoran juga bernasib tak jauh beda.

Dari data salah satu aplikasi kos-kosan Djuragan Kamar, kos yang telah memenuhi standart hospitality dan manajemen yang terorganisir dengan baik jauh bisa berkembang dan bertahan. Dari total yang masuk bergabung dengan aplikasi pencari kamar kos ini, sebanyak 70 persen kos kosan sampai saat ini masih tetap eksis.

“Dari data kami, manajemen kos-kosan yang bergabung dengan Djurkam rata-rata mampu bertahan, karena kami turut mengelola dan mengupgrade kos menjadi lebih baik dan kami memberikan nilai lebih. Kos-kos yang terafiliasi dengan Djuragan Kamar tidak perlu khawatir untuk tidak terisi apalagi sampai harus menjual kosnya karena dengan program-program yang dimiliki www.djuragankamar.com mampu merebut market Share kos yang tersedia,” ungkap CEO Djuragan Kamar, Mochammad Daffa Trinanda.

Sementara pelaku usaha kos eksklusif D’Paragon, M Syarif Hidayat menyebutkan sejak pandemi melanda Maret 2020 lalu seluruh jaringan kos ekslusif yang tersebar di berbagai daerah di tanah air yang berada dalam manajemen D’Paragon telah bersiap diri dan beradaptasi dengan pandemi.

Saat ini justru D’Paragon sedang dalam proses membangun lima building untuk segera dioperasionalkan setelah masa pandemi. Setelah masa pandemi gedung-gedung tersebut ditargetkan akan segera terisi seiring dengan kembalinya para mahasiswa dan pelajar menuntuk ilmu di kota ini.

“Kami hanya mengalami penurunan 20-30% dari pasar normal, selagi mampu memberikan yang terbaik saat pandemi ini pasti kos kita akan tetap menjadi pilihan konsumen. Oleh karena itu D’Paragon selama masa pandemi ini bukan hanya menjamin privasi dan keselamatan konsumen dengan penerapan protokol kesehatan di setiap buildingnya, namun juga banyak promo seperti promo nginap dan ngekost gratis yang informasinya bisa diakses langsung di http://dparagon.com,” jelas owner D’Paragon ini. (*)

Kos

BERITA REKOMENDASI