Babinsa Menyisir Malioboro, Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Beberapa Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 14 Gedongtengen melakukan penyisiran di kawasan Jalan Malioboro Yogyakarta, Kamis (30/09/2021). Para prajurit ini datang untuk memantau langsung penerapan protokol kesehatan (prokes) di wilayah ini. Jika menjumpai masyarakat maupun pengunjung yang tak mengenakan masker maupun mejaga jarak, para prajurit segera memberikan imbauan dan pesan-pesan persuasif.

Danramil 14 Gedongtengen, Kapten Arm Riyanto mengatakan Malioboro merupakan pusat keramaian di Yogyakarta. Di tempat ini orang dari berbagai daerah mulai dari wisatawan, pedagang maupun masyarakat sekitar bertemu di tempat ini dengan berbagai aktivitasnya.

“Sebagai pusat mobilitas masyarakat, Malioboro memang perlu perhatian khusus. Terlebih lagi saat ini dimana sektor wisata mulai dibuka maka dipastikan keramaian Malioboro akan meningkat. Ini perlu perhatian khusus agar prokes di kawasan Malioboro dapat berjalan dengan baik,” tegas Riyanto di Makoramil 14 Gedongtengen.

Malioboro selama ini menjadi salah satu kawasan wajib bermasker. Pemerintah daerah melalui petugas Sat Pol PP juga selalu melakukan patroli rutin guna menjamin prokes ditegakkan di tempat ini.

“Jadi sebagai prajurit kami selalu mendukung tugas-tugas jajaran pemerintahan dalam penegakan prokes. Para prajurit selalu berkoordinasi dengan satgas Covid-19 setampat maupun Kepolisian dalam setiap kegiatan untuk memperkuat peran masing-masing,” imbuhnya.

Sejauh ini menurutnya masyarakat yang beraktivitas di kawasan Malioboro cukup disiplin dan memiliki kesadaran dalam menjalankan prokes. Fasilitas pendukung yang disediakan pemerintah seperti tempat cuci tangan juga terlaksana dengan baik dan dimanfaatkan semestinya oleh masyarakat.

Ia berharap dengan kesadaran bersama ini maka dapat menjadi salah satu upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Yogyakarta. Angka harian Covid-19 yang kian hari semakin menunjukkan penurunan diharapkan akan terus mambaik hingga Yogyakarta benar-benar terbebas dari Covid-19.

“Ini merupakan kerja kita bersama untuk menghentikan Covid-19. Prokes harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran agar Yogyakarta segera memasuki zona hijau,” tegasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI