Bangkitkan UMKM dengan Strategi Digital Marketing

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Untuk menjelaskan perubahan drastis perilaku konsumen dalam melakukan transaksi jual beli akibat pandemi Covid-19 kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Prodi Teknik Industri (TI) FTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang perubahan perilaku konsumen dan proses bisnis, dan sekaligus pelatihan digital marketing kepada para anggota Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kraton Yogyakarta.

Tim PPM UAD diketuai Endah Utami, ST., MT., dan anggota Nisrina Nafi’atul Huda, ST., MSM. Pelaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi ini dibantu oleh mahasiswa TI UAD Akhid Ahmad Dani, dan Juniati.

Endah menuturkan, melihat kondisi dan perubahan yang terjadi saat ini mendorong pengabdian ini dilakukan. Perubahan-perubahan tersebut diantaranya berkaitan dengan mekanisme pembelian, preferensi produk, dan preferensi waktu, yang mempengaruhi berbagai sektor bisnis di banyak lini.

“Pemilihan objek serta lokasi pengabdian ini didasarkan pada besarnya proporsi wanita sebagai penggerak serta pelaku aktif UMKM di Indonesia,” ujarnya, Rabu (28/12/2020) kemarin.

Harapannya, dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada para anggota MEK PCA Kraton Yogyakarta, ilmu-ilmu tersebut setelahnya dapat dibagikan lagi kepada wanita-wanita pelaku UMKM disekitarnya.

Selain itu, ilmu dan keahlian yang diberikan juga diharapkan mampu meningkatkan performa MEK PCA Kraton Yogyakarta itu sendiri dalam menjalankan berbagai kegiatannya.

Adapun, aktivitas pengabdian ini dilaksanakan dengan 4 kegiatan, yakni memberikan edukasi kepada mitra terkait perubahan-perubahan mendasar yang terjadi pada proses bisnis akibat pandemi Covid-19, dan melihat peluang dan potensi pasar dari dampak pandemi Covid-19.

“Kemudian, memberikan edukasi kepada mitra terkait perubahan-perubahan pada perilaku dan preferensi konsumen akibat pandemi Covid-19. Selanjutnya, memberikan edukasi dan pelatihan kepada mitra terkait digital marketing sebagai salah satu cara untuk mempertahankan bisnis dan ekonomi para pelaku UMKM,” ungkapnya.

Sementara itu, Nisrina menyampaikan, untuk keberlanjutan pengabdian ini, Tim PPM UAD menyerahkan Modul Perancangan Digital Marketing yaitu panduan praktis bagi para peserta untuk berlatih secara mandiri untuk lebih meningkatkan lagi kemampuannya dalam merancang bentuk digital marketing untuk produk produknya.

“Pengabdian ini juga menghasilkan luaran berupa publikasi artikel ilmiah berupa prosiding pada Seminar Nasional serta menjadi bahan ajar pada Mata Kuliah Kewirausahaan,” imbuhnya.

Menurut Endah, melihat tren jumlah UMKM yang terus naik setiap tahunnya, diiringi dengan peningkatan kontribusi yang diberikan terhadap GDP Indonesia, dan tingginya angka tenaga kerja yang terserap.

“Tentunya terganggunya proses bisnis UMKM di berbagai wilayah di Indonesia akibat pandemi Covid-19 saat ini, berpotensi mengancam perekonomian negara,” terangnya. (*)

BERITA REKOMENDASI