Bento Group Indonesia Bagikan Nasi Kotak dan Kopi Kepada Satgas Covid di Tujuh Pos Penyekatan

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Aksi sosial dilakukan manajemen Bento Group Indonesia dengan membagikan nasi kotak di tujuh pos penyekatan wilayah Sleman, Sabtu (31/07/2021) malam. Dukungan logistik ini diberikan kepada para petugas baik Kepolisian, TNI, Dishuub maupun jajaran terkait yang tengah bertugas di pos penyekatan.

Sebanyak 200 nasi kotak dibagikan kepada para petugas yang tengah berjaga. Tujuh titik penyekatan di wilayah Sleman yang dijadikan kolasi kegiatan social ini diantaranya pos simpang UPN, Gejayan, Jalan Kaliurang, UGM, UIN, Janti dan Prambanan.

Sebelumnya, pagi tadi Bento Group Indonesia yang merupakan manajemen membawahi delapan gerai kopi di Yogya ini juga melakukan kegiatan serupa. Bingkisan dibagikan kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di shelter Arsama Haji Sleman.

Humas Bento Group Indonesia, Aan Hidayat SH mengatakan gerakan sosial yang dilakukan pihak manajemen ini sebagai komitmen untuk berbagi kepada sesama. Menurutnya ada tiga kelompok yang saat ini harus mendapat perhatian khusus yakni masyarakat, nakes dan aparat keamanan.

“Bantuan masyarakat telah kami lakukan pada Senin (26/07/2021) lalu yakni dengan sehari memberikan kopi gratis bagi masyarakat yang telah menjalani vaksinasi. Untuk sasaran nakes telah kami lakukan pagi tadi di Asrama Haji dengan memberikan bingkisan dan terakhir bagi aparat keamanan dilakukan malam ini,” ungkap Aan saat memberikan bantuan kepada petugas yang berjaga di pos penyekatan simpang Kentungan.

Tugas Polisi dan TNI saat masa Pemberlakuan Pembatasan Kebijakan Masyarakat (PPKM) ini diakuinya sangat berat. Demi terciptanya situasi keamanan di tengah masyarakat guna mematuhi aturan pemerintah tersebut, aparat keamanan harus bersiaga di pos-pos yang telah ditentukan tanpa mengenal waktu.

Hal ini tak dapat dikerjakan tanpa pengorbanan dan dedikasi yang tinggi dari aparat dalam melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu patut kiranya jika para aparat mendapat penghargaan dan apresiasi dari masyarakat.

“Berkat para petugas inilah maka pelaksanaan PPKM di berbagai daerah dapat berlangsung dengan baik. Kami juga berharap agar segala peraturan yang diterapkan selama PPKM ini dapat dipatuhi bersama, sehingga upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid-19 dapat terwujud,” imbuhnya.

Aan berharap apa yang dilakukan pihaknya ini dapat ditiru oleh manajemen perusahaan-perusahaan lain di Yogya. Sehingga beban para petugas dapat lebih ringan demi terciptanya keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Sementara itu Panit Provost Pos Penyekatan Pos Kentungan, Aiptu Singgih mengungkapkan sejauh ini ketaatan masyarakat cukup tinggi. Jalur menuju selatan dari simpang Kentunan yang ditutup juga cukup efektif guna mengurangi mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.

“Penyekatan di sini berjalan baik, ini artinya kesadaran masyarakat mulai tumbuh. Penyekatan ini akan terus dilakukan hingga nanti ada perintah dari pimpinan untuk membukanya kembali,” tegas Singgih. (Van)

BERITA REKOMENDASI