Berkunjung ke DIY, Wisatawan Harus Patuhi Prokes

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Wisatawan diperkirakan akan berdatangan ke DIY saat libur panjang akhir tahun saat Natal dan tahun. Hal itu merupakan tantangan besar bagi Kota Wisata ditengah upaya menekan laju penambahan Covid-19 yang kini mulai melandai. Jangan sampai peristiwa pada Juni – Juli lalu terulang Kembali dimana angka positif Covid-19 di DIY sampai tembus angka 1.000 kasus per hari.

Para pelaku wisata atau travel agent di DIY, khususnya biro perjalanan wisata yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) meminta wisatawan yang akan berkunjung untuk mematuhi dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Kepada para pelaku wisata juga hendaknya menyiapkan segala perlengkapan dan tegas dalam menerapkan aturan tersebut.

“Kita masih dalam kondisi sangat berhati-hati dan menunggu agar pemulihan ekonomi bisa dilakukan, khususnya industri pariwisata bisa berjalan dengan baik. Semuanya harus bisa menyesuaikan dan beradaptasi terhadap kondisi ini,” kata Ketua DPD Asita DIY, Hery Setyawan di Yogyakarta, Minggu (21/11/2021).

Ia juga meminta kepada pemerintah untuk konsisten dalam menerapkan kebijakan. Jika memang wisata tetap akan dibuka pada libur panjang nanti, maka harus diimbangi dengan pengawasan secara menyeluruh.

Hery juga mengimbau agar masyarakat tidak larut dalam euforia yang berlebihan menyambut libur nanti. Kelonggaran pembatasan dan penurunan level PPKM jangan diartikan sebagai kebebasan dalam melakukan aktivitas, dimana saat ini masih dalam masa pandemi.

“Kita sama-sama harus melewati ujian di Desember nanti. Apa yang menjadi aturan pemerintah dipatuhi dan tetap menguatkan protokol kesehatan,” tandasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI