Byoode Tak Ingin Hanya Sekedar Goyang Dangdut

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kehadiran Byoode menambah semarak dunia panggung hiburan dangdut tanah air. Girl band yang digawangi Rara, Meli, Nia jebolan Liga Dangdut Indonesia (LIDA) serta Putri dan Aulia dari Dangdut Academy (DA) terus mencuri perhatian para penggemarnya. Tak mau dibilang hanya sekedar goyang, Byoode bakal memberikan kejutan-kejutan baru dalam setiap penampilannya.

Seperti dikatakan Aulia. Sama dengan girl band pada umumnya, dance menjadi kekuatan utama bagi sebuah kelompok vokal disamping juga kualitas suara yang dimiliki oleh para personelnya.

“Namanya girl band tentunya ada gerakan dance. Girl band kalau tidak pakai dance terasa kurang lengkap, makanya dalam setiap penampilan Byoode selalu menampilkan koreografi baru,” kata pedangdut cantik ini saat acara ‘Semangat Senin Indosiar’ yang digelar secara virtual, Senin (15/03/2021).

Walau mengusung genre dangdut, namun Byoode tak mau larut dalam goyangan saja dalam menghibur penonton. Gerakan-gerakan menghentak yang dinamis disuguhkan Aulia dan kawan-kawan untuk menghilangkan kesan lama jika dangdut selalu lekat dengan jogetannya.

“Setiap akan tampil Byoode selalu berlatih koreografi dulu bersama, kebetulan ada patihnya juga. Gerakan-gerakan ini membedakan Byoode dengan girl band lain yang ada sekarang,” katanya.

Nia menambahkan, Byoode yang dalam bahasa Korea berarti cantik ini terbentuk pada November silam. Berawal dari sebuah drama musikal akhirnya lima penyanyi jebolan ajang pencarian bakat dangdut ini dipertemukan dalam satu grup.

Empat bulan terbentuk, girl band besutan stasiun televisi Indosiar tersebut dalam waktu dekat bakal meluncurkan single religi. Rencanya single tersebut akan mulai dirilis jelang Ramadhan mendatang.

Bagi Nia maupun Putri yang berlatar penyanyi solo dangdut, tak ada kendala berarti saat dirinya bergabung dalam Byoode bersama bintang-bintang muda lainnya. Tidak butuh waktu lama juga baginya untuk dapat menyatukan karakter vokal masing-masing personel agar tetap dalam satu.

“Kalau ditanya senang solo atau di group, kedua-duanya sama-sama menyenangkan karena semuanya memiliki tantangan tersendiri. Jadi memang harus fokus, saat solo maupun group,” kata Nia bersama Putri.

Sedangkan Rere, untuk menyelaraskan karakter vokal baginya bukan perkara mudah. Namun dengan sering bersama dan berlatih bareng maka masing-masing akan bisa memahami dan mengerti bagaimana cara bernyanyi personel lainnya.

Sama dengan Rere, Meli juga tak berlama-lama untuk dapat nyesuaikan diri dalam Byoode. Sebagai sesama jebolan dari ajang pencarian bakat, baik dirinya maupun empat personel Byoode lainnya memiliki visi dan kemampuan bernyanyi yang tak jauh beda. (Van)

BERITA REKOMENDASI