Eko Djoko Widiyatno Sukses Melakoni Dua Profesi Pengusaha dan Advokat

Editor: Ivan Aditya

TAK semua orang bisa bisa menjalani dua profesi sekaligus. Disamping soal membagi waktu, tentunya fokus dalam perkerjaan juga akan terbagi. Namun itu tidak berlaku bagi Eko Djoko Widiyatno SH CIL. Dua pekerjaan sekaligus dilakoni pria ini dan dua-duanya pula ia mampu tetap eksis serta komitmen dalam melaksanakannya.

Eko Djoko Widiyatno atau yang akrab disapa Joko ini selama ini dikenal sebagai seorang pengusaha sukses. Namun jangan salah, ia ternyata juga seorang Advokat yang selalu berkutat dengan pembelaan dan hukum.

Kiprah sebagai pengusaha tambang dan sektor jasa konstruksi melambungkan nama Joko. Ekspansi usaha bidang pertambangan hingga mendirikan perusahan kontraktor yang dikelolanya hingga saat ini turut andil dalam mendongkrak perokonomian masyarakat.

Bahkan pria kelahiran Sleman ini menahkodai sejumlah perusahaan miliknya. Tak tanggung-tangung, empat perusahaan dipimpinnya antara lain CV Progo Jaya, CV Jogja Pasir Grup, PT Sukajaya Sarana dan CV Kencana Jaya.

“Sudah selama puluhan tahun. Keempatnya membidangi jasa konstruksi dan saat ini lebih fokus di bidang properti,” kata putra dari Anggota DPR RI, H Sukamto ini di kediamannya kawasan Purwosari Sinduadi Mlati Sleman.

Dari perusahaannya itu ia dapat memperkerjakan ratusan tenaga kerja dari berbagai tingkatan pendidikan sesuai dengan skil yang dikuasai. Selain itu ia juga dapat memberdayakan masyarakat sekitar dan mengangkat perekonomian rakyat.

“Ini merupakan komitmen untuk menyejahterakan masyarakat. Juga mengangkat perekonomian masyarakat untuk lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sebagai Advokat atau pengacara, sarjana hukum dari salah satu perguruan tinggi ternama di Yogyakarta ini juga tak main-main. Joko saat ini aktif sebagai Wakil Ketua II DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) DIY.

“Kami siap untuk memberikan jasa bantuan hukum, konsultasi hukum, mendampingi dan membela untuk kepentingan hukum klien yang membutuhkan jasa pengacara. Semua ini demi menegakan supremasi hukum di tanah air,” jelasnya.

Menjalani dua pekerjaan yang berbeda itu, Joko berjanji untuk selalu dapat berkontribusi bagi masyarakat. Tenaga, pikiran maupun prefesinya akan selalu ia sumbangkan demi kepentingan masyarakat. (*)

BERITA REKOMENDASI