IDI Dukung Wacana Lockdown di DIY

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mendukung wacana karantina wilayah alias lockdown yang sempat disampaikan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Keputusan itu dinilai tepat untuk mencegah terus bertambahnya angka penularan Covid-19 yang terus meningkat di daerah ini.

Angka penambahan positif Covid-19 pada hari ini saja, Minggu (20/06/2021) telah mencapai 665 kasus. Angka tersebut merupakan jumlah tertinggi sejak pertama kali kasus Covid-19 ditemukan di DIY.

“Saya sangat mendukung. Tentunya gubernur berkata demikian telah mempertimbangkannya,” kata Ketua IDI Wilayah DIY, Joko Murdiyanto.

Ia mengatakan lockdown diperlukan demi menekan pertambahan kasus positif Covid-19. Namun dalam penerapan nantinya juga memerlukan ketegasan agar apa yang menjadi tujuan utamanya dapat tercapai.

Penanganan Covid-19 menurut Joko Murdiyanto wajib hukumnya dilakukan dari hulu ke hilir. Jika nakes selama ini telah menjalankan tugasnya termasuk menyediakan rumah sakit, maka masyarakat harus pula menjalankan protokol kesehatan dengan benar.

Bila tidak, maka apa yang dilakukan nakes akan menjadi sia-sia. Nakes yang telah berada di garis paling depan perang melawan Covid-19 harus mendapat dukungan dari masyarakat.

“Pengalaman di berbagai negara, Covid-19 bisa lebih cepat dikendalikan usai lockdown diterapkan. Jadi ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh,” jelasnya.

Ia menyampaikan di satu sisi kebijakan lockdown bakal sangat tidak mengenakkan, tetapi sudah menjadi kewajiban ketua IDI untuk melindungi para tenaga kesehatan. Ia berharap ketika lockdown nantinya benar-benar diterapkan di DIY, provinsi lain juga dapat menerapkan kebijakan serupa demi menekan penambahan Covid-19. (Van)

BERITA REKOMENDASI