Immawan Wahyudi Kirim Surat Terbuka untuk Warga Gunungkidul

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Hari terakhir kampanye Pilkada 2020, Calon Bupati Gunungkidul nomor urut 02, Immawan Wahyudi mengirim surat terbuka kepada segenap warga. Surat yang diawali dengan kata ‘Surat Pribadi Immawan Wahyudi’ disebarkan secara online dan offline.

Dalam pesannya, Immawan meminta doa dan dukungan masyarakat Gunungkidul untuk memilih dirinya bersama Cawabup Martanty Soenar Dewi. Menurut Immawan, surat terbuka dibagikan untuk mengetuk hati masyarakat agar tidak terbujuk ajakan memilih dengan politik uang.

“Sejujurnya saya tidak mampu dan tidak mau menggunakan politik uang. Maka, melalui surat terbuka dan melalui ketulusan hati, saya mengajak masyarakat untuk memilih kami, Paslon 02,” ujar tokoh Muhammadiyah yang dikenal sederhana itu.

Immawan menyadari perjalanan selama kampanye menuai respon positif dari warga. Banyak warga terkesan dengan pembangunan Gunungkidul yang sudah tertata, terutama di bidang Pariwisata, Pertanian, Pendidikan, Kesehatan dan Kesra.

Capaian ini tak lepas dari kerja keras dirinya selaku wakil bupati mendampingi Badingah selama 10 tahun. Namun Immawan menyadari, respon positif masyarakat selama kampanye bisa berbalik arah karena serangan politik lawan politiknya.

“Persaingan di titik akhir bukan lagi soal capaian atau politik gagasan, melainkan politik uang. Alasan inilah yang mendorong saya menulis surat terbuka. Saya memohon dukungan masyarakat karena saya harus bersaing dengan uang,” jujur Immawwan.

Surat tersebut dibagikan oleh relawan Immawan – Martanty melalui pintu ke pintu. Hingga sabtu sore, surat terbuka ini direspon positif di media sosial. Sebagian warga yang menerima surat tersebut kemudian mengunggah di media sosial dengan menulis nama dan tempat tinggalnya.

Dalam surat tersebut Immawan menulis ‘Besar harapan saya surat ini diterima oleh Bapak, Ibu, Saudara dalam keadaan baik. Teriring doa semoga kesehatan, kebaikan dan rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa selalu bersama kita sekalian’.

Ia juga menulis pengalaman berharaga selama mengemban amanah dan juga selama mengikuti kampanye Pilkada. “Saya menemukan banyak pembelajaran bahwa hidup itu harus Prasojo, jujur, ikhlas  dan juga  amanah. Semoga suara Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian menjadi jalan kita untuk mewujudkan Gunungkidul yang lebih Aman, Ayem dan Sejahtera,” jelasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI