Keputusan Musda PMI DIY Dipertanyakan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Musda PMI DIY secara aklamasi memilih kembali GBPH H Prabukusumo SPsi sebagai Ketua PMI DIY 2021 – 2026. Musda yang digelar Sabtu (02/10/2010) kalu itu hanya dihadiri empat kabupaten, tanpa ada perwakilan dari pengurus PMI Kota Yogyakarta.

Musda di gedung DPRD DIY ini juga tidak luput dari sikap abstain dari Ketua Relawan Forpis DIY dan aksi walk out dari Relawan TSR DIY. Seperti dilakukan Tristanto selaku Koordinator Forum Relawan Tenaga Sukarela/TSR se-DIY.

“PMI DIY punya PR yang belum selesai, harusnya masalah diselesaikan baru Musyawarah Daerah dilaksanakan,” tegas Tristanto yang memilih walk out dari Musda.

Ketidakhadiran pengurus PMI Kota Yogyakarta juga menimpulkan Tanya. Padahal PMI Kota Yogyakarta selama ini punya banyak sekali peran mulai dari pembinaan relawan, layanan kegawatdaruratan.

“Selain itu PMI Kota Yogyakarta sebagai penyumbang ketersediaan darah terbesar, bahkan satu-satunya PMI di DIY yang mampu melayani donor plasma konvalesen (Covid-19). Dengan kiprahnya yang besar, baru sekali ini dalam sejarah Palang Merah di DIY, PMI Kota Yogya tidak mendapat undangan resmi sebagai peserta Musda,” ucap Peserta Muskot PMI Kota 2021 Munif Tauchid.

Sementara itu Kuasa Hukum Suswoto SH MH dan Sri Hendaryo Kunto SH MH menyebutkan hingga 7 bulan sejak Muskot digelar Maret 2021, pengurus terpilih 2021 – 2026 dengan Ketua Drs Heroe Poerwadi MA tidak kunjung dilantik oleh Ketua PMI DIY. “Berbagai upaya mendesak pelantikan telah dilakukan. Hingga mediasi dalam gugatan perdata oleh 20-an Pengurus PMI Kota Terpilih (Penggugat) pada Ketua PMI DIY (Tergugat) di PN Sleman juga gagal. Kita siap membacakan tuntutan gugatan perdata pekan depan,” tegas Suswoto.

Suswoto menambahkan meski kehadiran empat Kabupaten telah memenuhi quorum dan Musda sah secara hukum, namun cacat secara prinsip. “PMI Kota tidak dilantik dan tidak diundang Musda, juga permasalahan ini sedang digugat perdata,” tegasnya.

Dihubungi terpisah Kuasa Hukum Ketua PMI DIY, Oncan Poerba SH menyatakan tidak benar PMI Kota Yogyakarta tidak diundang Musda PMI. Dari pihak PMI Kota Yogyakarta yang diundang adalah Ketua PMI Kota Yogya Terpilih Drs Heroe Poerwadi MA, namun di hari pelaksanaan menerangkan tidak dapat menghadiri Musda.

Dikatakan, PMI Kota Yogya tetap diberikan hak-haknya secara penuh sesuai AD/ART Organisasi PMI. Karena Ketua PMI Kota tidak dapat hadir, berarti dianggap melepaskan hak suaranya dalam Musda. (Van)

BERITA REKOMENDASI