Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Penerapan Prokes dan PHBS di Posyandu

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Mahasiswa Unit V.C.1 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 75 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengadakan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan penerapan protokol kesehatan (prokes) kepada kelompok ibu-ibu RW.07 Wirobrajan, Yogyakarta yang sedang melakukan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) secara rutin di Balai RW.07, Minggu 12 Desember 2021 lalu.

Mereka didampingi Dosen UAD Siti Kurnia Widi Hastuti, S.KM., M.PH., selaku Dosen Pembimbing Lapangan, dengan posko KKN berada di Masjid Nurhawwin RW 07 Wirobrajan, Yogyakarta.

Tim KKN UAD terdiri dari Muhammad Rizky Hadrajati (Pendidikan Agama Islam) selaku Ketua Unit V.C.1. KKN Alternatif 75 UAD, Rizky Anadiarti (Ilmu Hukum), Fadhila Anindea Dyah Dewani (Psikologi), Anggita Mileni Religia (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Reychananda Elvyn Sukmaningrum (Pendidikan Agama Islam), Merison Akhzul (Teknik Kimia), Iqbal Huda (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan), Novy Ika Ayu Arianti (Biologi), dan Aldina Setyaningsih (Pendidikan Biologi). Novy dan Aldina sekaligus sebagai pemateri dari penyuluhan yang diadakan.

Widi menuturkan, penyuluhan yang diberikan bertujuan untuk mengedukasi ibu-ibu agar mengetahui apa itu PHBS terhadap kesehatan diri, keluarga, dan masyarakat.

“Serta bagaimana proses untuk tetap mematuhi prokes pada saat melakukan kegiatan posyandu,” ujarnya.

Widi menyampaikan, penerapan PHBS dapat dilakukan di lingkungan rumah tangga, tempat kerja dan masyarakat. Prokes yang dapat diterapkan dalam kegiatan posyandu yaitu tetap menjaga jarak, mengecek suhu tubuh, menggunakan hand sanitizer, menjaga sirkulasi udara di ruangan serta penggunaan masker yang wajib bagi masyarakat yang hadir ke posyandu.

“Kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Alternatif 75 Unit V.C.1 UAD berjalan dengan komunikasi dua arah, antara pemateri dengan kelompok ibu-ibu di posyandu,” ungkapnya.

Rizky berharap dengan diadakannya penyuluhan PHBS dan protokol kesehatan akan menambah informasi bagi ibu-ibu yang menghadiri posyandu.

“Penyuluhan PHBS dan penerapan prokes pada posyandu harapannya dapat memberikan informasi kepada masyarakat agar bisa menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari di luar posyandu,” imbuhnya. (*)

BERITA REKOMENDASI