Mahasiswa Papua di Yogya Terima Bantuan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sejumlah mahasiswa asal Papua yang berada di kota Yogyakarta menerima bantuan sembako dalam kegiatan bakti sosial yang digelar jajaran Polda DIY khususnya Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam), bertempat di asrama Waropen, Mantrijeron, Yogyakarta, Sabtu (20/03/2021).

Puluhan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Papua seperti Waropen, Biak hingga Serui ini menerima bantuan berupa berbagai macam kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, gula, mie instan hingga sejumlah perlengkapan kesehatan seperti handsanitizer hingga masker.

Sesepuh mahasiswa Papua di Yogyakarta, Jhon Telis Msen, menyebut ada sedikitnya 18 ribu mahasiswa Papua yang tercatat berkuliah dan tinggal di Yogyakarta. Mereka tersebar di berbagai wilayah baik di sejumlah asrama maupun tempat hunian/kos masyarakat lainnya.

Selama masa pandemi Covid-19 ini, sebagian mahasiswa asal Papua dikatakan telah mudik ke kampung halaman. Meski begitu, tak sedikit pula yang masih berada di Yogyakarta karena tidak bisa kembali ke kampung asal. Selama berada di Yogyakarta mayoritas dari mereka hanya bergantung dari kiriman orang tua.

“Kami ucapkan banyak terimakasih pada jajaran Polda DIY, baik Pak Kapolda maupun Dirintelkam yang sudah mau mensuport kami di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini. Kami berharap silaturahmi ini ke depan dapat tetap terjaga. Dan semoga pandemi ini cepat selesai, sehingga semua bisa kembali normal,” katanya.

Sementara itu, Kompol Danang Wibowo SH MH, selaku Kanit II Subdit 4 Intelkam Polda DIY, mengatakan kegiatan bakti sosial ini digelar sebagai bagian program Peduli Covid-19 Polda DIY. Selain sebagai ajang silaturahmi dengan warga, kegiatan ini juga digelar sebagai bentuk kepedulian Polda DIY pada semua lapisan masyarakat terdampak Covid-19, termasuk mahasiswa asal luar daerah.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini adik-adik dan teman-teman kita, mahasiswa Papua yang ada di Yogyakarta bisa beraktivitas seperti biasa. Baik itu dalam berkuliah maupun berkarya. Meski sedang berada di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19 ini,” katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI